Miras Oplosan Maut Magelang
Kasus Pesta Miras Oplosan Maut di Magelang, Polisi Amankan Botol Bekas Parfum Hingga Etanol
Polisi menemukan barang bukti berupa botol bekas parfum hingga cairan etanol yang diduga untuk mengoplos miras.
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Polisi tengah menyelidiki kasus pesta miras oplosan maut di Mungkid, Magelang yang menyebabkan dua pemuda meninggal dunia pada Selasa (27/8/2024).
Pesta miras juga menyebabkan tiga korban menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Rinciannya, untuk korban AM (25) dan AB (21) dirawat di RSUD Muntilan.
Sementara korban WOT (20) saat ini mengalami koma telah dirujuk ke RSUD Merah Putih.
Kasat Reskrim Polresta Magelang, Kompol Muhammad Fachrur Rozi mengungkapkan, MBS (20) menjadi korban meninggal pertama.
Yang bersangkutan mengembuskan napas terakhirnya saat dilarikan ke RSUD Muntilan pada Selasa (27/8/2024) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Di hari yang sama, MF (25) juga dilaporkan tewas sekitar pukul 14.00 WIB usai menjalani perawatan di RSUD Muntilan.
Saat menyambangi tempat kejadian perkara, polisi menemukan barang bukti berupa botol bekas parfum hingga cairan etanol yang diduga untuk mengoplos miras.
"Kami amankan barang bukti beberapa botol, termasuk ada botol alkohol etanol itu yang kadar alkoholnya 98 persen. Kemudian ada botol parfum juga karena indikasinya itu dioplos," jelas Rozi, Selasa (27/8/2024).
Baca juga: Korban Miras Oplosan Maut di Magelang Bertambah, Total Dua Orang Meninggal Dunia
Rozi mengungkapkan, kejadian bermula ketika MF mengundang temannya WOT untuk meracik miras oplosan di kediamannya di Dusun Paremono, Mungkid, Magelang pada Minggu (25/8/2024) malam.
Setelah meracik dan mengkonsumsi miras oplosan, keduanya mengajak tiga orang lainnya yakni AM (25), AB (21) dan MBS (20) untuk mencicipi minuman racikannya.
Selain itu ada beberapa pemuda lainnya yang diminta mencicipi namun tak mengkonsumsi banyak.
Kelima orang korban tadi baru merasakan efek dari miras oplosan pada Senin (26/8/2024) siang hingga malam hari.
Dugaannya ada cairan parfum dan etanol yang dioplos pada miras.
"Efeknya muntah-muntah, perut sakit, kemudian panas di sekujur tubuh. Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi mereka ini mintanya mandi terus dari pagi sampai malam. Itu korban yang sudah meninggal sama yang dirawat di RS," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/BREAKING-NEWS-Seusai-Pesta-Miras-Oplosan-Seorang-Pria-di-Magelang-Tewas-4-Orang-Dilarikan-ke-RS.jpg)