Kolombia Hentikan Ekspor Batu Bara ke Israel

Kolombia mengambil langkah tegas untuk menekan Israel agar menghentikan permusuhan di Gaza.

Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
DOK. AFP via Al Jazeera
Israel Serang al-Mawasi di Gaza pada Sabtu 13 Juli 2024. 90 Warga Palestina Tewas 300 Orang Luka-luka, Rumah Sakit Kelawahan 

Tribunjogja.com - Kolombia mengambil langkah tegas untuk menekan Israel agar menghentikan permusuhan di Gaza.

Dilansir dari Russian Today, Presiden Kolombia Gustavo Petro  menandatangani dekrit yang melarang ekspor batu bara ke Israel.

Alasanya adalaah krisis kemanusiaan di Gaza yang diakibatkan oleh respons militer Israel yang sedang berlangsung terhadap serangan lintas perbatasan oleh Hamas Oktober lalu.

Sebagai informasi, Negara Amerika Selatan tersebut merupakan pemasok bahan bakar fosil terbesar ke Israel, dengan perdagangan senilai $450 juta pada tahun 2023.

Asosiasi Penambang Kolombia telah memperingatkan terhadap langkah tersebut, yang pertama kali diumumkan pada Juni, dengan merujuk pada perjanjian perdagangan antara Bogota dan Yerusalem Barat, serta penentangan dari produsen batu bara.

Dokumen yang dipublikasikan di situs web kepresidenan pada hari Minggu itu menyatakan bahwa keputusan tersebut dibuat berdasarkan “keseriusan situasi kemanusiaan yang telah muncul di Palestina setelah operasi militer yang dilakukan oleh Israel setelah 7 Oktober 2023.”

Laporan tersebut merujuk pada laporan terbaru dari Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan, yang menetapkan bahwa “32.333 warga Palestina telah tewas, 9.000 di antaranya adalah perempuan dan 13.000 adalah anak-anak; bahwa 1,1 juta orang mengalami kerawanan pangan; dan bahwa 1,7 juta orang telah mengungsi dari wilayah mereka,” sejak dimulainya permusuhan.

Kolombia telah menjadi salah satu mitra terdekat Israel di Amerika Latin. 

Namun, hubungan antara kedua negara telah memburuk tajam sejak dimulainya operasi militer Israel di Gaza.

Perpecahan dimulai setelah presiden Kolombia menggambarkan operasi di Gaza sebagai “genosida” dan membandingkan militer Israel dengan Nazi.

Hal ini diikuti oleh Israel yang menangguhkan semua ekspor perangkat keamanan ke Kolombia, yang kemudian memutuskan hubungan diplomatik.(Tribunjogja.com/iwe)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved