Renungan Harian
Ayat Alkitab dan Renungan Harian Senin 29 Juli 2024: Belajar Mencukupkan Diri
Melalui firman Tuhan, umat Kristiani bisa mendapatkan bimbingan, kekuatan, dan ketenangan yang dibutuhkan dalam menjalani hidup.
Penulis: Santo Ari | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Firman Tuhan pelita bagi kaki dan terang bagi jalan kita sebagai umat-Nya.
Melalui firman Tuhan, umat Kristiani bisa mendapatkan bimbingan, kekuatan, dan ketenangan yang dibutuhkan dalam menjalani hidup.
Dengan menjadwalkan waktu setiap pagi atau malam untuk membaca dan merenungkan Alkitab maka kita bisa terus bertumbuh dalam iman dan semakin dekat dengan Tuhan.
Bacaan ayat alkitab hari ini :
Dikuti dari laman gkikranggan.id saat teduh atau renungan harian kali ini diambil dari Filipi 4:10–20.
“Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan” (Filipi 4:11).
Renungan Harian :
Penulis Mark Twain pernah berkata, “Membanding-bandingkan adalah awal dari matinya sukacita”. Kebiasaan membanding-bandingkan diri dan merasa tidak puas dengan apa yang kita miliki telah menjadi budaya di masyarakat kita.
Sikap seperti ini telah mendorong banyak orang untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum dan bertentangan dengan firman Tuhan. Inilah bahayanya ketika kita tidak mampu mengendalikan diri atas sebuah keinginan.
Mari kita belajar dari sikap hidup Paulus yang dalam segala keadaan belajar merasa cukup dan senantiasa mengucap syukur. Paulus telah merasakan pahit manisnya kehidupan.
Baca juga: KISAH Santo Kristoforus, Santo Pelindung 24 Juli
Paulus menyadari bahwa dalam keadaan apa pun, baik dalam kelimpahan atau kekurangan, yang terpenting adalah belajar mencukupkan diri dalam segala hal. Belajar merasa cukup berarti senantiasa bersyukur dan tidak membiarkan diri dikuasai oleh keinginan.
Oleh sebab itu, Paulus tetap menikmati kehidupannya dan bersyukur kepada Tuhan. Ia percaya bahwa Tuhan akan memberikan dan mencukupkan apa yang diperlukan bagi kehidupannya.
Kita juga harus belajar merasa cukup dalam hidup kita. Keinginan tidak ada batasnya. Rasa syukur membuat kita menikmati setiap berkat Tuhan dengan sukacita.
Tanpa mengesampingkan sikap optimis untuk meraih suatu pencapaian, sikap belajar mencukupkan diri memampukan kita bersyukur untuk setiap berkat yang Tuhan telah berikan dalam sepanjang kehidupan kita.(*)
| Ayat Alkitab dan Renungan Harian Senin 16 September 2024: Semua Orang Memiliki Kelemahan |
|
|---|
| Ayat Alkitab dan Renungan Harian Rabu 11 September 2024: Memiliki Hati yang Bersih |
|
|---|
| Ayat Alkitab dan Renungan Harian Selasa 10 September 2024: Didikan Memberi Damai |
|
|---|
| Ayat Alkitab dan Renungan Harian Kamis 5 September 2024: Kesempatan untuk Bertobat |
|
|---|
| Ayat Alkitab dan Renungan Harian Kamis 29 Agustus 2024: Pencobaan Sebagai Kebahagiaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Yesus-Gembala-yang-baik.jpg)