PIN Polio 2024 di Gunungkidul Dimulai, Targetkan 58.978 Anak Diimunisasi 

Kadinkes Gunungkidul, Ismono, mengatakan berdasarkan hasil pendataan sasaran PIN Polio di Gunungkidul mencapai 58.978 anak.

Tayang:
Dok. Istimewa
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, saat menghadiri kegiatan imunisasi Polio di Kapanewon Semanu, Selasa (23/7/2024) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul memulai Kick Off Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio bertempat di Kapanewon Semanu, Selasa (23/7/2024).

Kegiatan  ini dilakukan dalam dua putaran, imunisasi pertama dilaksanakan pada  23- 29 Juli 2024.

Dilanjutkan putaran kedua pada 6- 12 Agustus 2024, dengan penapisan berlangsung dari tanggal 13-17 Agustus 2024. 

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono, mengatakan berdasarkan hasil pendataan sasaran PIN Polio di Gunungkidul mencapai 58.978 anak.

"Dengan anak mulai dari umur 0-7 Tahun, harus dapat diimunisasi polio baik di putaran pertama maupun kedua, sehingga mencapai sasaran 100 persen," ujarnya. 

Baca juga: Hari Anak Nasional 2024, Bupati Gunungkidul Ingatkan Soal Karakter Keagamaan dan Kebangsaan 

Ia menambahkan, imunisasi polio bertujuan untuk memberikan kekebalan kepada setiap anak di seluruh Indonesia, khususnya di Gunungkidul.

Sebab, polio merupakan penyakit yang belum ada obatnya dan dapat menyebabkan kelumpuhan permanen. 

"Maka, dengan adanya PIN Polio ini agar anak-anak mendapatkan kekebalan terhadap virus polio. Meskipun, kasus polio di sini masih nihil,"ujar dia.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menyatakan pencanangan PIN Polio memberikan ruang dan peluang bagi generasi penerus bangsa, khususnya di Kabupaten Gunungkidul

"Jumlah anak-anak usia 0- 7 tahun di Gunungkidul mencapai 58.000 hingga 60.000. Salah satu tujuannya adalah mempersiapkan generasi penerus bangsa ini, khususnya putra-putri kita, untuk masa depan yang lebih baik," tutur Sunaryanta.

Ia menegaskan pentingnya persiapan sejak dini, salah satunya melalui vaksinasi polio.

Dengan pelaksanaan PIN Polio ini, diharapkan anak-anak di Gunungkidul dapat tumbuh sehat, kuat, dan bebas dari stunting serta kelumpuhan akibat polio.

"Sehingga dapat menjadi generasi penerus yang tangguh dan siap menghadapi masa depan,"urainya. (*)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved