Final Euro
10 Fakta Hasil Pertandingan Timnas Spanyol vs Prancis, Pemain Tertua dan Pecetak Gol Termuda
Rangkuman fakta Pertandingan Timnas Spanyol vs Prancis dihimpun Tribunjogja.com dari laman Eufa:
Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
Timnas Spanyol menyamakan kedudukan di semifinal ketika Lamine Yamal melakukan penyelesaian jarak jauh yang berkelas pada menit ke-21.
Yamal, pada usia 16 tahun 362 hari, menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Kejuaraan Eropa.
Empat menit kemudian, Spanyol memimpin melalui penyelesaian jarak dekat dari Dani Olmo.
Ada kejutan di Munich ketika Mbappé turun ke lapangan tanpa masker yang dikenakannya sejak hidungnya patah pada pertandingan grup pembuka Prancis di Euro 2024.
Mbappé mengeluh bahwa masker itu menghalanginya, dan membuangnya tampaknya berdampak langsung ketika ia membantu menciptakan gol pembuka pertandingan pada menit kesembilan dengan umpan silang ke tiang belakang yang disundul oleh Randal Kolo Muani.
Itu adalah gol pertama yang dicetak Prancis di Euro 2024, bukan penalti atau gol bunuh diri.
Untungnya bagi Les Bleus, mereka juga tampil luar biasa di lini belakang, hanya kebobolan satu gol.
Tapi tidak ada yang bisa menghentikan gol penyeimbang Yamal yang menakjubkan di menit ke-21.
Yamal menjadi pemain termuda yang pernah mencetak gol di Kejuaraan Eropa atau Piala Dunia ketika ia melepaskan tendangan melengkung melewati Mike Maignan dan masuk ke tiang kiri dari jarak 25 yard.
Dan Spanyol membalikkan keadaan empat menit kemudian ketika tembakan Olmo berhasil dibelokkan ke gawangnya sendiri oleh bek Prancis Jules Koundé.
Awalnya diputuskan oleh UEFA sebagai gol bunuh diri tetapi kemudian diberikan kepada Olmo.
"Kami sudah sangat dekat, tinggal selangkah lagi. Sungguh luar biasa apa yang dilakukan tim. Kami pantas berada di final, satu langkah dari kejayaan," kata Olmo.
"Apakah itu gol saya, atau gol Koundé, tidak masalah. Gol tetaplah gol. Yang penting kami berada di final."
Timnas Prancis mendominasi penguasaan bola di babak kedua tetapi tidak mampu memaksimalkannya.
Théo Hernández seharusnya bisa mencetak gol lebih baik ketika ia melepaskan peluang bagus yang melambung di atas mistar gawang, dan Mbappé melakukan hal serupa saat waktu tersisa empat menit.
Timnas Spanyol bisa saja unggul lebih jauh di antara peluang-peluang itu ketika sepakan kuat lainnya dari Yamal melayang tipis di atas mistar gawang. (Tribunjogja.com/iwe)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/10-Fakta-Hasil-Pertandingan-Timnas-Spanyol-vs-Prancis.jpg)