Info prakiraan cuaca
INFO Prakiraan Cuaca Jumat 28 Juni 2024 Hari Ini, Hujan Diprediksi Turun di 28 Provinsi
Hujan diprediksi masih akan turun di sejumlah wilayah meski saat ini wilayah di Indonesia sudah memasuki musim kemarau
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Hujan diprediksi masih akan turun di sejumlah wilayah meski saat ini wilayah di Indonesia sudah memasuki musim kemarau.
Berdasarkan ramalan cuaca yang dirilis oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di laman web.meteo.bmkg.go.id, hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang dan petir diprediksi akan mengguyur 18 provinsi pada Jumat (28/6/2024) hari ini.
Lalu sebanyak 10 provinsi lainnya diprediksi akan diguyur hujan yang dapat disertai angin kencang dan petir.
Serta 1 provinsi lainnya diprediksi akan dilanda angin kencang.
BMKG pun sudah mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di 29 provinsi yang diprediksi akan diguyur hujan dan angin kencang tersebut.
Warga yang berada di wilayah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.
Menurut BMKG, potensi cuaca ekstrem di 29 provinsi pada hari ini dipicu oleh kemunculan bibit siklon tropis 98W di Laut Filipina, dengan tekanan 1009 hPa dan kecepatan angin maksimum 20 knots.
Bibit siklon tropis ini memiliki pergerakan ke arah Barat Laut dengan potensi untuk menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori rendah.
Namun demikian, sistem ini membentuk daerah perlambatan kecepatan angin(konvergensi) dari Laut Halmahera utara hingga Laut Filipina, dan di Laut Sulawesi dan Laut Maluku, serta daerah pertemuan angin (konfluensi) di Laut Halmahera hingga Samudera Pasifik sebelah utara Papua.
Peningkatan kecepatan angin hingga mencapai >25 knot, terpantau di Laut Filipina, yang mampu meningkatkan tinggi gelombang di wilayah sekitar perairan tersebut.
Daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) juga terlihat memanjang di Selat Malaka, Samudera Hindia sebelah barat daya Lampung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Laut Banda, Laut Arafuru, Papua Barat,dan Papua Selatan.
Daerah pertemuan angin (konfluensi) terpantau di Laut Sulu dan di Laut Filipina.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah bibit siklon tropis konvergensi/ konfluensi tersebut.
Peningkatan kecepatan angin hingga mencapai >25 knot, terpantau di Arafuru, dan Laut Andaman, yang mampu meningkatkan tinggi gelombang di wilayah sekitar perairan tersebut.
Labilitas Lokal Kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara.
| Prakiraan Cuaca Senin 12 Januari 2026, Hujan Lebat Guyur Sleman Kulon Progo |
|
|---|
| BMKG Prediksi Kulon Progo, Sleman dan Gunungkidul Bakal Diguyur Hujan Lebat Hari Ini |
|
|---|
| Hari Ini Kota Yogya Berpotensi Hujan |
|
|---|
| Kota Yogya, Sleman, Kulon Progo dan Gunungkidul Berpotensi Hujan Lebat Siang Ini |
|
|---|
| BMKG DIY: Prakiraan Cuaca Jogja Besok Jumat 21 November 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/prakiraan-cuaca-hari-ini-di-yogya.jpg)