Berita Sleman Hari Ini
KPU Sleman Rekrut 3.000 Pantarlih untuk Pilkada 2024
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman membutuhkan 3.000 petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sleman 2024
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman membutuhkan 3.000 petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sleman 2024.
Petugas pantarlih sebanyak itu dibutuhkan untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.
"Rekrutmen Pantarlih sekarang sedang berjalan. Kebutuhannya ada 3.000 pantarlih untuk melakukan coklit," kata Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, KPU Sleman, Huda Al Amna, Selasa (18/6/2024).
Baca juga: Pergerakan Wisatawan di Bantul Landai Selama Momen Libur Iduladha 2024
Menurut dia, pendaftaran rekruitmen pantarlih dimulai dari 13 hingga 19 Juni 2024.
Rekrutmen ini terbuka untuk umum. Warga yang berminat diperbolehkan mendaftar selama proses rekrutmen dibuka.
Adapun syarat yang harus dipenuhi adalah mampu mengoperasikan gawai khusus berbasis android.
Menguasai wilayah tempat bertugas dan mengantongi surat kesehatan dari Puskemas.
Dalam proses rekruitmen pantarlih ini tidak ada seleksi, seperti wawancara maupun tes tertulis. Hanya persyaratan administrasi saja.
Nantinya petugas pantarlih ini akan segera bekerja untuk melakukan coklit daftar potensial calon pemilih yang akan dilakukan serentak tanggal 24 Juni 2024.
"Tanggal 24 itu kita coklit serentak. Satu wilayah, nantinya kita coklit 5 tokoh masyarakat. Misalnya Pak Lurah, Pak RW. Sukur-sukur tokoh nasional di Sleman kita coklit," kata dia.
Sebagimana diketahui, Daftar penduduk potensial pemilih (DP4) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Sleman jumlahnya mencapai 854.654 orang.
Seluruh pemilih potensial ini akan dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit) untuk menjadi dasar penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Mereka diharapkan mendapatkan hak dan jaminan untuk menggunakan hak pilihnya di Pilkada Sleman yang digelar pada November.
Ketua KPU Kabupaten Sleman Ahmad Baehaqi menyampaikan, berdasarkan data yang diterima, jumlah DP4 di Pilkada Kabupaten Sleman 2024 ada 854.654 orang.
Jumlah tersebut dengan rincian 415.110 laki-laki dan 449.544 adalah calon pemilih potensial perempuan. Pemilih potensial ini tersebar di 17 Kecamatan dan 86 Kalurahan di Kabupaten Sleman.
Daftar ini menjadi cikal bakal yang akan ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap.
Namun sebelum penetapan, membutuhkan coklit yang dilakukan pantarlih atau petugas pemutakhiran data pemilih dengan mendatangi calon pemilih secara langsung.
"Jadi akan dilakukan coklit, tapi mekanisme pastinya kami masih menunggu arahan dari KPU RI," kata dia. (rif)
| Hujan Deras Picu Banjir di Trihanggo, 5 Rumah Warga Terdampak Akibat Gorong-gorong Mampet |
|
|---|
| Puting Beliung Melanda Condongcatur Sleman, Sejumlah Rumah Warga Rusak |
|
|---|
| Keterangan Polisi soal Kecelakaan Beruntun di Sleman Hari Ini, Kerugian Ditaksir Rp 155 Juta |
|
|---|
| CERITA Fajarwati yang Kelak Tidak Akan Tidur di Bekas Kandang Sapi Lagi |
|
|---|
| Sambut Natal, 20 Gereja di Sleman Jadi Prioritas Pengamanan Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-sleman_20180731_185753.jpg)