Renungan Harian
Renungan Harian Senin 10 Juni 2024 : Pikirkan Hanya yang Baik dan Benar
Hati nurani adalah kesadaran tentang hal yang diyakini paling wajib. Ternyata, isi hati nurani adalah serapan nilai-nilai yang dialami dalam hidup.
Penulis: Santo Ari | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM - Umat Kristiani bisa mendapatkan bimbingan, kekuatan, dan ketenangan yang dibutuhkan dalam menjalani hidup, salah satunya melalui membacai firman Tuhan.
Dengan menjadwalkan membaca dan merenungkan Alkitab setiap pagi sebelum beraktivitas atau malam untuk saat teduh, maka kita bisa terus bertumbuh dalam iman dan semakin dekat dengan Tuhan.
Bacaan
Dikuti dari laman renunganharian.net, saat teduh atau renungan harian kali ini diambil dari FILIPI 4:2-9
“Akhirnya, Saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” (Filipi 4:8)
Renungan
Hati nurani adalah kesadaran tentang hal yang diyakini paling wajib. Ternyata, isi hati nurani adalah serapan nilai-nilai yang dialami dalam hidup.
Contohnya, anak yang tumbuh dalam intoleransi mudah menjadi individu yang intoleran. Mereka yang hidup dalam iklim kekerasan mudah menyukai kekerasan. Anak yang tumbuh dalam lingkungan yang suka menolong mudah menjadi pribadi yang peduli pada sesama.
Baca juga: Renungan Harian Rabu 5 Juni 2024: Tenang karena Allah yang Memelihara
Karena itu, amatlah penting memerhatikan pesan Paulus, "Semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu" (ay. 8).
Coba tengok pesan itu. Setelah menyebut hal-hal yang benar dan baik, Paulus berkata, "Tauta logizesthe" (Gerika, bahasa asli PB), "Pikirkanlah semuanya itu."
Maksud Paulus jelas: Ada banyak hal dalam hidup. Namun, hal yang perlu kita pikirkan hanyalah yang benar dan baik, bukan yang jahat atau sia-sia.
"Tauta logizesthe," kata Paulus. Kata logizesthe (LAI: pikirkanlah) mempunyai makna yang luas. Logizesthe adalah perintah agar kita memikirkan, mendalami, menggumuli, merefleksikan, mengenali nilai-nilainya, menyerapnya hingga yang benar dan baik itu kita yakini sebagai hal yang paling wajib, dan tersimpan sebagai isi nurani kita.
Hati nurani menentukan realisasi hidup. Karena itulah, kita harus mencari hanya yang benar dan baik, agar hanya yang benar dan baik yang mengisi nurani sehingga hanya yang benar dan baik yang terwujud dalam hidup.(*)
| Ayat Alkitab dan Renungan Harian Senin 16 September 2024: Semua Orang Memiliki Kelemahan |
|
|---|
| Ayat Alkitab dan Renungan Harian Rabu 11 September 2024: Memiliki Hati yang Bersih |
|
|---|
| Ayat Alkitab dan Renungan Harian Selasa 10 September 2024: Didikan Memberi Damai |
|
|---|
| Ayat Alkitab dan Renungan Harian Kamis 5 September 2024: Kesempatan untuk Bertobat |
|
|---|
| Ayat Alkitab dan Renungan Harian Kamis 29 Agustus 2024: Pencobaan Sebagai Kebahagiaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ilustrasi-Alkitab-Kitab-Suci-Injil-Ayat-Alkitab-Buku-Alkitab.jpg)