Berita Sleman Hari Ini

Ratusan Lansia di Sleman Ikuti Jalan Sehat, Peringati HLUN 2024

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2024 di Kabupaten Sleman diperingati dengan beragam kegiatan.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Pemkab Sleman
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo didampingi Wabup Danang Maharsa mengikuti kegiatan jalan sehat, peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2024 di Lapangan Pemkab Sleman, Sabtu (8/6/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2024 di Kabupaten Sleman diperingati dengan beragam kegiatan.

Satu di antaranya adalah kegiatan jalan sehat.

Kegiatan ini diselenggarakan di lapangan Pemkab Sleman pada Sabtu (8/6/2024) dan diikuti ratusan peserta. 

"Kegiatan hari ini diikuti 170 anggota kelompok lintas generasi, 18 pendamping kelompok lintas generasi serta 20 Lansia dampingan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS). Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk lansia baik dari segi fisik, mental maupun sosial," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman , Mustadi. 

Peringatan HLUN tahun 2024 mengusung tema 'Lansia terawat, Indonesia Bermartabat'.

Adapun di Kabupaten Sleman peringatan hari lansia ini, selain kegiatan jalan sehat, juga diisi dengan seminar kesehatan lansia , Posbindu kesehatan lansia dan fun games bagi lansia .

Rangkaian kegiatan bersama lansia ini turut dihadiri Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo didampingi Wakil Bupati Sleman  , Danang Maharsa yang juga Ketua Komisi Daerah (Komda) Lansia Kabupaten Sleman .

Baca juga: Wabup Danang Maharsa Ajak Semua Pihak Sinergi Tangani Stunting di Sleman 

Dalam kegiatan tersebut, Kustini mengatakan peringatan HLUN ini adalah bentuk apresiasi dan perhatian pemerintah kepada lansia .

Menurut dia, upaya kemandirian dan kesehatan lansia sangat penting untuk dipertahankan.

Sebab semua itu tidak hanya berdampak bagi individu tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat luas.

"Peringatan lansia rahun 2024 mengangkat tema lansia terawat, Indonesia bermartabat. Oleh karena itu perlu kita wujudkan lansia rangguh dalam 7 dimensi yakni spiritual, fisik, intelektual, emosional, sosial kemasyarakatan, profesional dan lingkungan," katanya. 

Jumlah lansia di Sleman mencapai 168.527 orang atau 15 persen dari total jumlah penduduk di Bumi Sembada.

Populasi lansia yang tinggi ini merupakan berita baik.

Mengingat angka harapan hidup di Kabupaten Sleman mencapai 75,04.

Angka tersebut merupakan tertinggi dibandingkan kabupaten atau kota lain di Indonesia.

"Pemkab Sleman berupaya agar tidak hanya usia harapan hidup di Sleman tinggi, tetapi juga kualitas hidup, kesehatan, kondisi perekonomiannya bagus serta kemandirian para lansianya juga tinggi," ujar dia. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved