Cerita Pengusaha Rental Mobil jadi Korban Amuk Massa di Pati, Diteriaki Maling oleh Warga

Empat orang warga menjadi korban amuk massa saat hendak mengambil mobil rental di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
DOKUMEN POLRESTA PATI
Satreskrim Polresta Pati menggelar olah TKP di lokasi amuk massa di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Jumat (7/6/2024). 

Dalam narasi di video itu, keempatnya diduga mencuri mobil hingga aksi anarkistis itu terjadi.

Baca juga: Polres Magelang Kota Gelar Patroli untuk Cegah Kejahatan Jalanan

Keempat korban kemudian terlihat dievakuasi menumpang mobil patroli Polsek Sukolilo.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol M Alfan Armin, korban tewas dalam aksi main hakim sendiri di Desa Sumbersoko tersebut merupakan pengusaha rental mobil asal Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dari keterangan yang diperoleh kepolisian, para korban datang ke Sumbersoko untuk mengambil mobil rental milik BH.

"Dari pengakuan korban, mereka datang ke Desa Sumbersoko hendak mengambil mobil Honda Mobilio rentalan milik korban yang meninggal, BH. Mereka bisa sampai ke lokasi karena mengikuti lokasi Global Positioning System (GPS) mobil," kata Alfan saat dihubungi melalui ponsel, Jumat (7/6/2024).

Sesampainya di Desa Sumbersoko, mobil yang dicari ternyata ada di halaman salah satu rumah warga.

BH kemudian turun dari mobil Daihatsu Sigra yang mereka tumpangi.

BH lantas membawa pergi Mobilio itu setelah membuka pintunya dengan kunci cadangan.

Nahas, saat itu ada warga yang melihatnya.

"Warga kemudian berteriak 'maling' dan terjadi amuk massa. Mobil Sigra yang ditumpangi para korban dari Jakarta juga dibakar," terang Alfan.

Keempat korban yang sekarat kemudian dilarikan petugas Polsek Sukolilo ke salah satu rumah sakit di Pati untuk mendapatkan perawatan intensif.

Namun, satu di antara korban nyawanya tak tertolong.

"Sekitar pukul 18.30, salah satu korban yaitu BH meninggal dunia," kata Alfan.

Petugas Polsek Sukolilo dan Satreskrim Polresta Pati yang melakukan serangkaian penyelidikan akhirnya mengamankan dua orang warga Desa Sumbersoko.

Mereka diduga terlibat kasus kekerasan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan luka-luka. Saat ini Satreskrim Polresta Pati masih berupaya mendalami kasus amuk massa tersebut.

"Sementara dua orang yang kita amankan, tidak menutup kemungkinan akan ada yang kita amankan lagi. Proses penyidikan masih berjalan, sementara hasil yang kita dapat seperti itu," tegas Alfan.(*)

 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved