Tahukah Kamu
4 Penjelasan Ilmiah Kenapa Air Laut Rasanya Asin
Gunung berapi bawah laut dan ventilasi hidrotermal juga berkontribusi terhadap salinitas laut
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM - Pernahkan Anda bertanya-tanya kenapa air laut rasanya bisa asin?
Apa yang menyebabkan air laut asin sementara air semantara air sungai tawar?
Simak penjelasanya berikut ini dikutip Tribun Jogja dari berbagai sumber.
Air laut rasanya asin karena adanya garam dan mineral lain yang terlarut di dalamnya.
Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa air laut memiliki rasa asin:
1. Proses Pelapukan dan Erosi
Ketika hujan jatuh ke tanah, air hujan yang sedikit asam (karena mengandung karbon dioksida yang larut) akan melarutkan mineral dari batuan di daratan melalui proses pelapukan.
Udara yang mengalir ke sungai dan kemudian ke laut membawa ion-ion mineral ini, terutama natrium (Na+) dan klorida (Cl-), yang kemudian berkumpul di lautan.
Baca juga: 7 Alasan Kenapa Jam Dinding Tidak Pernah Ada di Dalam Kamar Hotel
Proses ini berlangsung selama jutaan tahun, sehingga kandungan garam terus bertambah.
2. Aktivitas Vulkanik Bawah Laut
Gunung berapi bawah laut dan ventilasi hidrotermal juga berkontribusi terhadap salinitas laut.
Ketika magma di bawah laut meletus atau air laut masuk ke celah-celah di kerak bumi dan bersentuhan dengan batuan panas, mineral yang mengandung garam terlarut ke dalam air laut.
3. Evaporasi Air Laut
Proses penguapan udara laut (evaporasi) meninggalkan garam dan mineral terlarut di belakang.
Saat udara laut menguap karena panas matahari, hanya air murni yang berubah menjadi uap, sedangkan garam dan mineral tetap tinggal di laut, meningkatkan konsentrasinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Gelombang-Pasang-di-Sejumlah-Pantai-di-Bantul-Mulai-Landai.jpg)