La Liga

Presiden Barcelona Joan Laporta Ungkap Alasan Pemecatan Xavi

Presiden Barcelona, Joan Laporta ungkap alasan pemecatan Xavi Hernandez

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
FC Barcelona
Presiden FC Barcelona Joan Laporta 

TRIBUNJOGJA.COM - Joan Laporta, Presiden Barcelona mengatakan bahwa keputusannya untuk memecat  Xavi Hernandez timbul  setelah adanya keraguan bahwa sang pelatih  yang dinilai tak percaya diri terhadap skuadnya.

Barccelona ini tadinya dikabarkan akan berpisah dengan mantan gelandang Xavi di akhir musim. 

Namun sang pelatih mengurungkan niatnya  dan memutuskan untuk tetap bertahan di klub.

Sejak mengurungkan niat tersebut , perlahan performa Barcelona membaik.

Xavi mampu mengantarkan Barcelona meraih kemenangan beruntun hingga finis di posisi ke dua. 

Akan tetapi, kabar mengejutkan datang untuk  Xavi yang justru mendapatkan perintah untuk hengkang 

Joan Laporta mengklaim bahwa sang pelatih Barcelona telah menunjukkan keprihatinannya atas kemampuan para pemainnya saat ini.

Sebenarnya  Joan Laporta  masih memberikan percaya kepada Xavi.

Namun rasa tersebut seketika buyar saat sang pelatih dengan terang-terangan meragukan kualitas skuad Barcelona.

“Jika Xavi bisa berubah pikiran, kami juga bisa,” ujar Laporta dikutip dari berbagai media. 

"Semuanya terasa sedikit dipaksakan ketika kami memutuskan untuk mempertahankannya" lanjutnya. 

Menurutnya Xavi merupakan  seorang legenda klub dan antusiasmenya membuat kami mengambil keputusan untuk mempertahankan posisinya.

“Pada saat ia memutuskan untuk kembali, saya bertanya kepadanya  'Apakah kamu percaya dengan tim ini? Dia mengatakan kepada saya 'Ya'. Ia mengatakan bahwa ia memiliki keyakinan terhadap tim ini.

“Namun, kemudian ada komentar di mana ia mengubah wacana setelah berbicara dengan  Deco sehubungan dengan perubahan yang diperlukan pada skuad."

Joan Laporta juga menegaskan  lantaran sikap yang ditimbulkan oleh Xavi tersebut, membuatnya ragu untuk mempertahankan sang pelatih.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved