Berita Gunungkidul Hari Ini
Fenomena Terdamparnya Ribuan Ikan Teri di Pantai Gunungkidul, DKP: Akibat Peralihan Musim
Terdamparnya ribuan ekor ikan teri menjadi berkah tersendiri bagi para nelayan dan masyarakat setempat.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Gunungkidul menyebutkan fenomena terdamparnya ribuan ekor ikan teri disejumlah kawasan pantai di Gunungkidul diakibatkan adanya peralihan musim.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Gunungkidul, Wahid Supriyadi menjelaskan hal tersebut merupakan fenomena biasa yang terjadi setiap tahun disebabkan peralihan musim dari musim penghujan ke musim kemarau.
"Akibat dari itu terjadilah perubahan suhu air laut disertai gelombang tinggi. Sehingga membuat gerombolan ikan teri mencari suhu nyaman di sekitar pesisir pantai. Ditambah lagi adanya gelombang besar, akhirnya ikan-ikan teri ini terdampar di sejumlah pantai di Gunungkidul seperti Wediombo hingga Sadeng,"ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu (5/6/2024).
Selain peralihan musim, kata dia, terdamparnya gerombolan ikan teri juga dapat dipengaruhi dari beberapa faktor lain.
Seperti, menghindari predator alami ikan teri yakni ikan layur.
Ataupun, adanya cahaya masif di pesisir pantai pada malam hari yang menarik perhatian ikan teri untuk datang.
"Adanya predator alami ikan teri ikan layur, kemungkinan sebagian gerombolan terpisah dari rombongan besarnya sehingga terdampar ke pantai. Kemungkinan lain, juga bisa disebabkan dari cahaya. Karena ikan teri suka cahaya, seperti di Pelabuhan Sadeng jika malam hari dengan kondisi terang itu menarik ikan teri ke tepian pantai,"ungkapnya.
Dia menyebutkan, diperkirakan jumlah ikan teri yang terdampar di kawasan Pantai Gunungkidul bisa mencapai berton-ton.
"Kalau jumlah pastinya, kami kurang mengetahui. Sebab, ikan jenis tidak masuk TPI, namun biasanya jumlah akan mencapai berton-ton,"ujarnya.
Baca juga: DLH Gunungkidul Instruksikan Pembatasan Penggunaan Kemasan Sekali Pakai
Menjadi Berkah bagi Nelayan dan Masyarakat Setempat
Dia mengatakan, terdamparnya ribuan ekor ikan teri menjadi berkah tersendiri bagi para nelayan dan masyarakat setempat.
"Ya tentunya menjadi berkah ya, karena jumlahnya (ikan teri) juga cukup banyak. Diharapkan bisa membantu terutama para nelayan yang tidak bisa melaut karena gelombang tinggi,"ujarnya.
Tak hanya itu, dia mengatakan dengan kemunculan ikan teri ini juga sebagai pertanda akan tiba panen ikan layur.
"Biasanya setelah ini, ikan layur akan melimpah. Karena, ikan layur selaku pemangsa ikan teri dalam rantai makanan di lautan,"ujarnya.
Sementara itu, warga setempat Sadikin (40) mengatakan, sangat bersyukur bisa mendapatkan ikan teri gratis di sekitar Pantai Wediombo.
"Dari kemarin malam sudah kumpulin ikan terinya, bisa dapat 3 sampai 4 ember. Ini untuk makan sendiri dan dibagi-bagikan ke tetangga juga,"urainya. ( Tribunjogja.com )
| Pemkab Gunungkidul Usulkan Kalurahan Songobayu Jadi Kampung Nelayan Merah Putih |
|
|---|
| Polres Gunungkidul bersama BKSDA DIY Tanam 2400 Pohon untuk Makanan MEP |
|
|---|
| Libur Nataru, Dispar Gunungkidul Targetkan 101 Ribu Kunjungan Wisatawan |
|
|---|
| Kuatkan Diseminasi Informasi, Pemkab Gunungkidul bersama LPP RRI Jalin Sinkronisasi Media |
|
|---|
| Pemkab Gunungkidul Gelar Konser Kebangsaan Pentas Bhinneka Tunggal Ika |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Fenomena-Terdamparnya-Ribuan-Ikan-Teri-di-Pantai-Gunungkidul-DKP-Akibat-Peralihan-Musim.jpg)