Warga Kelurahan Mojayan Minta Pemkab Klaten Bantu Cari Lahan Penganti TPS, Bupati: Akan Dikaji
Pada kesempatan Sambang Warga itu, Bupati Sri Mulyani mendapatkan sejumlah aspirasi dari warga Kelurahan Mojayan.
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menggelar kegiatan Sambang Warga di Kelurahan Mojayan, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Senin (27/5/2024).
Kegiatan tersebut digelar di lapangan Kelurahan Mojayan, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Pantauan Tribunjogja.com, kegiatan Sambang Warga digelar sekitar pukul 14.00 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Klaten, Sri Mulyani, Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya, Sekretaris Daerah (Sekdes) Kabupaten Klaten, Jajang Prihono, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala desa, hingga Camat.
Pada kesempatan Sambang Warga itu, Bupati Sri Mulyani mendapatkan sejumlah aspirasi dari warga Kelurahan Mojayan.
Di antaranya terkait permintaan pembangunan gedung pertemuan, pengangkatan Sekretaris Lurah (Seklur) definitif, dan dicarikan solusi terkait pemindahan lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS).
Baca juga: DBD di Klaten Minggu Ke-20: Ada 570 Kasus dengan 26 Kematian, Pembersihan Jentik Nyamuk Digalakkan
Permintaan dan aspirasi itu disampaikan langsung oleh Lurah Mojayan, Ponirah.
"Selama ini di Kecamatan Klaten Tengah belum ada gedung pertemuan karena letak wilayahnya di kota semua, jadi tidak punya lahan. Dan lahan yang agak luas hanya di Kelurahan Buntalan dan Mojayan, jadi saya sampaikan ke Bupati tadi mohon dibangunkan gedung pertemuan," jelas Ponirah kepada Tribunjogja.com usai kegiatan, Senin (27/5/2024).
Menurutnya, keberadaan gedung pertemuan akan sangat membantu warga ketika menggelar kegiatan berskala besar, seperti kegiatan Sambang Warga.
Selain itu juga bisa menghemat waktu dan tenaga dalam mempersiapkan kegiatan.
"Yang kedua, kami juga sampaikan aspirasi terkait Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Awalnya kami punya TPS di Kampung Srago Gede RW 08. Tapi ketika di sana dibangun gedung Laka Lantas yang baru, kami disuruh pindah mencari lokasi TPS lain," ujarnya.
Oleh karena itu, Ponirah meminta bantuan Bupati Sri Mulyani untuk mencarikan solusi dan lokasi TPS terbaru.
Lantaran Ponirah mengaku kesulitan mencari lokasi TPS yang baru.
"Namanya juga sampah, saya pikir mana ada orang yang mau lingkungannya dijadikan tempat pembuangan. Apalagi kalau hujan kan baunya seperti itu. Maka saya sampaikan aspirasi, semoga bisa dipihakki (diberi perhatian lebih) oleh Bupati, agar masyarakat Mojayan juga merasa nyaman," papar dia.
Baca juga: Bupati Klaten Sebut Akan Siapkan Lahan untuk Pabrik Industri Pesawat UAV
| Turis Asing Ikut Menari di Klaten Menari 2026, Bupati : Potensi Event Internasional Terbuka Lebar |
|
|---|
| Menjaga Api Tradisi di Jantung Candi: Ambisi Klaten Menjadi Pusat Tari Nusantara |
|
|---|
| Bupati Hamenang Ungkap Upaya Tekan Bullying di Sekolah, Libatkan Forkopimda & Perkuat Edukasi Siswa |
|
|---|
| Hardiknas 2026 di Klaten: Upacara Meriah hingga Pakta Integritas SPMB |
|
|---|
| Bupati Hamenang Jenguk Korban Keracunan Massal di Kecamatan Tulung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bupati-Klaten-Sri-Mulyani-2752024.jpg)