Honda Monkey Baja Africa, Motor Mini yang Terinspirasi Rally Dakar 90-an
Salah satu motor mini yang banyak dikenal oleh bikers adalah Honda Monkey Baja. Semakin spesial setelah motor ini dipasangkan body kit yang mirip Hond
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Banyak pecinta otomotif memilih motor mini karena ukurannya yang kecil dan desainnya yang kompak. Motor mini sangat praktis untuk digunakan dalam berbagai situasi, terutama di perkotaan yang padat.
Banyak orang juga tertarik pada motor mini karena faktor gaya hidup, di mana motor ini memberikan kesan unik dan menarik serta sering kali menjadi simbol hobi atau passion mereka terhadap dunia otomotif.
Salah satu motor mini yang banyak dikenal oleh bikers adalah Honda Monkey Baja. Semakin spesial setelah motor ini dipasangkan body kit yang mirip Honda Africa Twin. Kombinasi antara motor dan body kit ini sering disebut Honda Monkey Baja Africa.
Baca juga: Astra Honda Motor Ajak Masyarakat Mencoba Ekosistem Motor Listrik dalam ESG Mission AHM
Salah satu pemilik motor unik ini adalah Elmamo, warga Jogja yang menceritakan, awalnya bodykit ini dikeluarkan untuk merayakan kemenangan beruntun honda africa twin di seri rally dakar tahun 90-an.
Menariknya, bodykit ini dijual terpisah oleh Honda, yang terdiri dari cover tangki, side cover hingga buntut. Namun sayangnya, dulu bodykit ini hanya dijual terbatas sehingga cukup sulit untuk mendapatkanya.
Pria yang akrab disapa Mamo ini merasa beruntung, pasalnya ia secara tak sengaja menemukan bodykit di pelelangan di tahun 2021 silam.
“Jadi saya malah dapat bodykit-nya dulu, saya harus datangkan dari Jepang. Baru kemudian di tahun 2023, saya dapat motornya,” ujarnya.
Mamo sendiri menyukai jenis motor ini karena keunikannya, terlebih jumlah populasi bodykit ini cukup sedikit sehingga tak banyak yang punya motor berpenampilan seperti ini.
Bodykit tersebut dipasangkan ke Honda Monkey Baja tahun 92 dengan beberapa perubahan sedikit. Untuk dapur pacu ia menggunakan mesin replica daytona 140cc empat percepatan, menggantikan mesin asli yang hanya berkapasitas 50cc.
Dengan tenaga yang lebih besar, ia pun harus melakukan penyesuaian. Misalnya knalpot menggunakan aftermarket, termasuk di bagian suspensi belakang yang lebih besar agar tetap nyaman saat dikendarai dengan kecepatan tinggi.
Sementara untuk bagian depan, termasuk tromol, ia masih menggunakan bahan bawaan Monkey Baja. Ban ring 8 dengan tipe dual purpose dapat melibas segala medan.
“Yang menonjol di motor ini memang visualnya, apalagi bodykit di bagian tangki untuk menutup motor yang aslinya kecil. Itu yang jadi lucu. Orang-orang yang melihat akan mengira itu tangki, padahal cuma cover,” katanya.
Bodykit ini dirancang agar mudah dipasang atau plug and play. Namun demikian, diperlukan beberapa sedikit penyesuaian. Ia custom backrack agar bodykit bagian belakang dapat mengunci dengan sempurna. Sementara cover tangki depan sudah memiliki sistem pengunci bawaan.
Selain cover tangki dan bagian buntut, ada juga spakbor depan, skid plate serta twin headlamp-nya.
Headlamp model twin ini memberikan kesan lawas serta setang dengan handguard khas motor adventure. Tak ketinggalan juga grafis khas motor lama dengan tulisan Monkey Africa di bagian cover tangki.
“Mengendarai motor ini menyenangkan, jadi pusat perhatian dan banyak yang penasaran. Secara feeling berkendara juga nyaman. Cuma kalau yang berpostur agak besar akan kurang nyaman karena seat jadi kecil kalau pakai kit,” bebernya.
Dengan mesin yang ia gunakan sekarang, motor ini nyaman dipakai untuk bermanuver di kota, atau touring ke luar daerah. Mamo pernah membawa motornya ke pantai Gunungkidul dan dengan mudah melibas tanjakan di sana.
“Kalau mesin ori mungkin kurang nyaman karena 50 cc. Kalau suka agak ngebut kayak saya, kurang seneng. Maka saya ganti mesinnya,” ucapnya.
Ke depan, Mamo tak akan banyak melakukan perombakan, apalagi di bagian bodykit yang memang sudah istimewa. Namun di sisi lain, masih bisa memungkinkan misalnya upgrade mesin atau shockbreaker. (nto)
| Adu Banteng Pemotor vs Bus di Rejowinangun, Pengendara Motor Meninggal |
|
|---|
| Resah Suara Bising, Warga Sleman Sweeping Knalpot Brong di Ring Road |
|
|---|
| Honda Stylo 160: Penyegaran Warna Perkuat Karakter Skutik Bergaya Modern Klasik |
|
|---|
| Banyak Orang Belum Tahu Ini Dia 4 Keunggulan Motor Listrik, Lebih Irit dan Minim Biaya Perawatan |
|
|---|
| Kecelakaan Tunggal Motor Tabrak Pohon di Moyudan Sleman, Dua Remaja Meninggal Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Honda-Monkey-Baja-Africa-25524.jpg)