Bupati Klaten Berduka, Ayahanda Sri Mulyani Meninggal Dunia

Ayahanda Bupati Sri Mulyani meninggal dunia karena gerah sepuh (sakit) saat dalam perawatan di RSUD Bagas Waras Klaten

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Istimewa
Bupati Klaten, Sri Mulyani, di dampingi suami, Sunarna, saat mengantarkan jenazah Ayahanda ke pemakaman Sasonoloyo Bumi Suci KPP, Desa Karang Asem, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat (10/5/2024). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sartono Pujo Suwarno (74), Ayahanda Bupati Klaten, Sri Mulyani, meninggal dunia pada Jumat (10/5/2024).

Berdasarkan informasi berita lelayu yang didapat Tribunjogja.com, Ayahanda Bupati Sri Mulyani meninggal dunia karena gerah sepuh (sakit) saat dalam perawatan di RSUD Bagas Waras Klaten sekitar pukul 10.00 WIB. 

Kasi Humas Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten, Nur Cahyo, membenarkan kabar duka tersebut.

Jenazah Ayahanda Bupati Sri Mulyani akan dikebumikan di Sasonoloyo (Tempat Pemakaman Umum) Bumi Suci KPP, Desa Karang Asem, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. 

"Betul yang meninggal Pak Pujo, ayahanda Bu Bupati (Sri Mulyani)," katanya, Jumat (10/5/2024).

Pantauan Tribunjogja.com sekitar pukul 15.30 WIB, suasana haru terasa menyelimuti kediaman rumah duka di Dukuh Pancuran, RT 05/RW 03, Desa Karang Asem, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Sore itu, ratusan warga dan pelayat tampak ramai berdatangan ke rumah duka. 

Puluhan karangan bunga juga terlihat berjejer di sepanjang jalan menuju rumah duka.

Di antaranya ada karangan bunga yang dikirim dari Bupati dan Walikota se-Solo Raya, jajaran OPD, serta instansi di Kabupaten Klaten. 

Jajaran pejabat Forkopimda Klaten juga terlihat menyambut para pelayat, di antaranya Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Klaten, Jajang Prihono. 

Begitu juga dengan Bupati Sri Mulyani yang terlihat menyalami para pelayat di depan rumah duka.

Mengenakan pakaian batik bernuansa hitam, ia terlihat tegar menerima kedatangan satu per satu pelayat dan menyembunyikan kesedihan karena Sang Ayah telah berpulang.

"Terima kasih sudah datang. Mohon doanya semoga amal ibadah Bapak diterima di sisi Allah," ucap Sri Mulyani kepada Tribunjogja.com singkat. 

Adapun setelah bersalaman, para pelayat yang datang ke rumah duka tampak melakukan solat jenazah di ruang utama.

Sementara itu, jenazah mulai diberangkatkan dari rumah duka ke tempat pemakaman sekitar pukul 17.00 WIB. 

Sartono Pujo meninggalkan istri dan dua anak, salah satunya adalah Bupati Klaten, Sri Mulyani. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved