PSS Sleman Bakal Datangkan Yakob Sayuri dan Yance Sayuri?

PSS Sleman dikaitkan dengan sejumlah pemain untuk menjalani kompetisi Liga 1 musim depan.

Penulis: Sigit Widya | Editor: Sigit Widya
Instagram @yassa_sayuri22
PSS Sleman kabarnya mengincar Yakob Sayuri dan Yance Sayuri. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PSS Sleman dikaitkan dengan sejumlah pemain untuk menjalani kompetisi Liga 1 musim depan.

Tak hanya pemain asing Kpah Sherman, penggawa lokal pun dirumorkan masuk radar PSS Sleman untuk memperkuat skuat.

Rumor terbaru menyebut, PSS Sleman mengincar duo Sayuri, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri, yang musim lalu di PSM Makassar.

Informasi menungkap, PSS Sleman harus satu paket membeli kakak beradik asal Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, tersebut.

Yakob Sayuri berposisi sebagai penyerang sayap, sedangkan Yance Sayuri fasih bermain di sektor bek sayap, terutama sisi kiri.

Baca juga: PSS Sleman Ingin Finish di 6 Besar Musim Depan, Kini Fokus Evaluasi Pemain dan Pelatih

"Kabarnya begitu (PSS mengincar duo Sayuri). Lihat saja perkembangannya," beber sumber Tribunjogja.com, Kamis (9/5/2024).

Selain Sayuri bersaudara, bek tengah Bagas Adi Nugroho dikabarkan pula bakal pulang kampung untuk memperkuat Super Elja.

Asal tahu saja, Bagas Adi Nugroho merupakan pemain belakang asli Kabupaten Sleman dan pernah membela Laskar Sembada.

Musim lalu, penggawa yang sekarang berusia 27 tahun itu menjadi andalan di sektor belakang Arema FC dengan 24 penampilan.

"Soal ketertarikan PSS kepada Bagas Adi, sejauh ini belum ada informasi. Peluang tersebut terbuka lebar," tambah sumber.

Baca juga: PSS Sleman Incar Pemain Asing Ini untuk Liga 1 Musim Depan?

Untuk pemain asing, jika sebelumnya ada nama Kpah Sherman, kini ada rumor bahwa PSS sedang menjajaki pemain Brasil.

Posisinya sama dengan Kpah Sherman, yakni penyerang, tetapi mengenai identitas sang pemain belum ada bocoran sahih.

Demikian halnya rumor tentang kepergian gelandang andalan asal Argentina, Jonathan Bustos, manajemen PSS belum buka suara.

PSS berhasil lepas dari ancaman degradasi setelah memenangi laga pamungkas kontra Persib Bandung di Manahan, Solo.

PSS mengakhiri Liga 1 2023/2024 dengan menempati peringkat 13, mengoleksi 39 poin atau empat angka dari zona degradasi.

Baca juga: PSS Sleman Terancam Sanksi FIFA, Gusti Randa: Segera Diselesaikan

PSS, dengan tambahan catatan performa musim ini, untuk kali kesekian harus mengarungi di Liga 1 secara terseok-seok.

Musim depan, manajemen wajib matang mempersiapkan skuat agar PSS tak lagi tergopoh-gopoh dalam menghadapi persaingan.

Beberapa waktu lalu, PSS dikaitkan dengan penyerang haus gol asal Liberia yang kini masih membela Sri Pahang FC Malaysia.

Namanya Kpah Sherman, yang piawai pula sebagai gelandang tengah, dengan postur 183 sentimeter dan berusia 32 tahun.

Kpah Sherman pernah memperkuat berbagai klub, antara lain, Terengganu, Kedah FA, dan Selangor FC dengan raihan 60 gol.

Baca juga: Skuat PSS Sleman Diliburkan, Gusti Randa: Evaluasi Pemain Akan Dilakukan

Di Liga Super Malaysia pada musim ini bersama Sri Pahang FC, ia tampil meyakinkan dengan produktivitas 12 gol dan tujuh asis.

Kpah Sherman debut di Tim Nasional Liberia pada 30 Mei 2014 ketika berusia 22 tahun, menorehkan dua gol dari total 20 laga.

"Belum ada informasi sahih tentang kemungkinan Kpah Sherman merapat ke PSS," terang sumber Tribunjogja.com, Senin lalu.

Presiden Direktur PT Putra Sleman Sembada, Gusti Randa, menegaskan bahwa PSS harus lebih baik di Liga 1 musim depan.

"Kami akan melakukan evaluasi. Evaluasi akan melibatkan pelatih, analis, serta jajaran manajemen," papar pengacara tersebut.

Baca juga: PSS Sleman Finish di Peringkat 13 Klasemen Liga 1 2023/2024, Gusti Randa: Next Kami Harus 10 Besar

Ia memastikan akan ada beberapa pemain yang dilepas pada akhir musim ini meski memilih untuk menutup nama-namanya.

Cuma, kendala sedang dihadapi oleh PSS karena FIFA melarang pendaftaran pemain baru selama tiga periode jendela transfer.

Sanksi dijatuhkan FIFA karena PSS dinilai belum membayar kompensasi soal penyelesaian kerja sama kepada Marian Mihail.

"Kami akan menyelesaikannya. Persoalannya, kan, cuma masalah gaji belum dibayar. Tinggal dibayar," kata eks Exco PSSI itu.

Ia menjamin persoalan mengenai Mihail tidak akan mengganggu persiapan PSS Sleman dalam menyongsong musim depan.

Baca juga: Sukses Bawa PSS Sleman Bertahan di Liga 1, Risto Vidakovic: Saya Ingin Menikmati Kemenangan Ini

Liga 1 musim depan, Gusti Randa menegaskan, PSS memasang target cukup tinggi, yakni harus finis di peringkat enam besar.

Untuk mewujudkannya, manajemen fokus melakukan evaluasi pelatih, ofisial, serta penggawa yang berkiprah di Liga 1 musim lalu.

"Kami sedang fokus persiapan. Untuk bisa masuk enam besar, pemilihan pelatih dan pemain harus hati-hati dan jeli," ucapnya.

Apalagi, musim depan, setiap poin tandang akan berharga karena ada tiga tim baru, PSBS Biak, Semen Padang FC, dan Malut United.

"Musim depan cukup berat. Poin tandang akan lebih berharga. Semoga kami mampu memaksimalkannya," sambung Gusti Randa.

Baca juga: Kata Ajak Riak Usai Cetak Gol Penentu saat PSS Sleman Kalahkan Persib Bandung

Sembari melakukan evaluasi jajaran pemain dan pelatih, manajemen PSS sekarang memberikan libur kepada semua penggawa.

"Untuk pemain dan pelatih yang secar akontrak sudah berakhir, masa depan menunggu hasil evaluasi manajemen," terangnya.

PSS Sleman juga segera ancang-ancang untuk melakukan rekrutmen pemain asing maupun lokal untuk Liga 1 musim depan. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved