Jari Seorang Mahasiswi UKDW Terjepit Pipa Besi, Tim Damkarmat Jogja Turun Tangan

Dibutuhkan waktu sekitar satu setengah jam sampai petugas bisa melepaskan jari mahasiswi yang terjepit tanpa luka

Tayang:
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Damkarmat Kota Yogyakarta
Proses evakuasi jari tangan seorang mahasiswi yang terjepit sebuah pipa besi di Kampus UKDW, Kota Yogya, Senin (25/3/24). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kampus Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta dibuat heboh dengan peristiwa jari tangan seorang mahasiswi yang terjepit sebuah pipa besi, Senin (25/3/2024).

Jari mahasiswi tersebut terjepit lubang kecil di pipa besi pada rooftop di kawasan kampus yang berlokasi di Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogya itu.

Karena berbagai upaya untuk melepaskan jari tidak juga membuahkan hasil, rekan-rekan korban lantas berinisiatif melaporkannya pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat).

Kepala Dinas Damkarmat Kota Yogya, Taokhid, mengatakan sekelompok mahasiswa tersebut tengah berada di rooftop kampus untuk berkumpul dan foto bersama.

"Karena iseng, salah seorang di antaranya memasukkan jarinya ke dalam lubang pipa besi antena," tandasnya.

Petugas pun perlu memotong pipa dengan gerinda untuk memudahkan pelepasan jari dari besi.

Lalu, petugas kemudian mencoba membongkar lubang yang menjepit demi memberi ruang bagi jari agar bisa keluar. 

"Dibutuhkan waktu sekitar satu setengah jam sampai petugas bisa melepaskan jari mahasiswi yang terjepit tanpa luka, meski agak bengkak, ya, karena lumayan lama terjepit," ungkapnya.

Lebih lanjut, Kadamkarmat pun mengimbau, supaya warga masyarakat tak perlu ragu untuk menghubungi petugasnya, saat menjumpai kejadian kedaruratan. 

Mulai dari kebakaran, evakuasi hewan liar masuk ke rumah, hingga problem-problem teknis seperti cincin yang susah terlepas, dan lain sebagainya.

"Petugas Damkarmat sudah terlatih, serta dibekali perlatan khusus untuk pemadaman kebakaran maupun penyelamatan lainnya. Petugas Damkarmat selalu siap sedia 24 jam, dan semua layanan penyelamatan ini gratis, tanpa dipungut biaya," urainya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved