Berita Video

Pelabuhan Eilat Nyaris Lumpuh, Gelombang PHK Melanda Israel

Serikat Buruh Israel mengatakan setengah dari pekerja di pelabuhan Eilat Israel akan kehilangan pekerjaan karena krisis jalur pelayaran Laut Merah.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Agus Wahyu

TRIBUNJOGJA.COM - Serikat Buruh Israel mengatakan setengah dari pekerja di pelabuhan Eilat Israel akan kehilangan pekerjaan karena krisis jalur pelayaran Laut Merah dan serangan Houthi.

Krisis itu muncul lantaran kerusakan parah yang diterima satu di antara pelabuhan utama Israel di bagian Selatan tersebut.

Serangan rudal balistik Houthi Yaman telah menggempur pelabuhan Eliat yang berlokasi di kawasan pendudukan Israel, hingga membuat aktivitas di pelabuhan itu nyaris lumpuh.

Informasi tersebut mencuat setelah Pasukan pendudukan Israel mengakui bahwa sejumlah pemukiman yang berada di dekat pelabuhan Eliat hancur akibat dihantam sebuah rudal jelajah yang datang dari arah Laut Merah.

Dikutip dari Al Mayadeen, pejabat Tel Aviv mengatakan rudal tersebut tak terdeteksi sistem anti-udara Israel dan meluncur ke wilayah pelabuhan Eliat.

Tak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun IDF mengatakan pihaknya sedang menyelidiki mengapa rudal jelajah tersebut bisa kecolongan masuk tanpa ditembak jatuh oleh sistem pertahanan misil Zionis.

Penyerangan seperti ini bukan kali pertama yang dilakukan Houthi, sejak perang di Gaza pecah Houthi Yaman telah berulang kali menggempur pelabuhan Eliat yang menjadi pusat perekonomian Israel.

Houthi juga turut melakukan penyerangan terhadap kapal-kapal milik perusahaan Israel dan para sekutunya yang melintas di Laut Merah.

CEO Pelabuhan Eilat, Gideon Goldberg melaporkan bahwa bisnis di dermaga turun sekitar 85 persen usai dihajar Houthi hingga membuat kapal-kapal sekutu Israel enggan bersandar di pelabuhan tersibuk ketiga di Israel.

Mencegah pembengkakan kerugian akibat krisis keamanan yang kian membengkak, manajemen Pelabuhan Eilat rencananya akan meminta kompensasi kepada Pemerintah Israel atas hilangnya sebagian pendapatan. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved