Ramadan 2024
Mutiara Ramadan: Melukis Harmoni
Kebaikan bulan Ramadan tecermin dari berbagai sebutan yang melekat padanya. Salah satu sebutan bagi bulan Ramadan adalah sebagai bulan kesabaran.
Oleh: Mulyono, Guru MTsN 3 Sleman
TRIBUNJOGJA.COM - Kebaikan bulan Ramadan tecermin dari berbagai sebutan yang melekat padanya. Salah satu sebutan bagi bulan Ramadan adalah sebagai bulan kesabaran (sahrus sobr).
Ada sebuah hadis nabi yang menyatakan “Assiyamu nisfu sobr”, yang artinya, “Puasa (Ramadan) adalah setengah kesabaran.”
Hal ini mengandung pengertian bahwa orang yang melakukan ibadah puasa di bulan Ramadan maka ia akan selalu bisa berperilaku sabar.
Dalam sebuah hadis lain Rasulullah bersabda yang artinya, “Puasa (Ramadan) adalah sebuah perisai (dari api neraka dan perbuatan dosa), maka janganlah kalian berkata kotor dan berbuat kebodohan. Jika ada seseorang yang mengajakmu bertengkar maka katakanlah, saya orang yang berpuasa- saya orang yang berpuasa”.
Dari hadis di atas, betapa puasa bulan Ramadan mendidik kita untuk bisa berperilaku sabar. Adapun kata sabar di sini mengandung dua makna, yaitu: (1) sabar untuk tidak berbuat maksiat, dan (2) sabar untuk menghindari amarah kepada orang lain.
Maka bulan suci Ramadan ini mestinya dapat kita jadikan momentum untuk melukis harmoni dalam kehidupan bangsa ini.
Terlebih, kita sadari atau tidak bahwa kondisi kehidupan anak bangsa ini mengalami friksi-friksi sejak menjelang sampai pasca pelaksanaan pemilu yang lalu.
Dalam rangka mewujudkan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa maka ada beberapa tips yang hendaknya kita lakukan.
Pertama adalah menjaga ucapan. Menjaga ucapan menjadi sesuatu yang sangat penting dalam upaya mewujudkan harmoni dalam kehidupan kita.
Bahkan Rasulullah SAW berpesan kepada kita, “Barang siapa yang beriman kepada Allah SWT dan hari akhir maka hendaklah berbicara yang baik atau diam.”
Kita harus berhati-hati dalam berbicara jangan sampai menyakiti hati dan menyinggung perasaan orang lain.
Kedua, Menjaga amarah (sabar). Hal yang tidak kalah penting dalam mewujudkan harmoni kehidupan masyarakat adalah upaya dari masing-masing kita untuk senantiasa bisa menjaga amarah atau bersikap sabar, tidak mudah emosi.
Hendaknya kita tidak mudah terpancing dan berbuat anarki. Segala sesuatu harus kita sikapi dengan kepala dingin dan membiasakan untuk tabayun.
Ketiga, tidak membuat kerusakan. Terhadap orang lain jangan pernah kita membuat kerusakan baik fisik, hak milik, hati maupun harga diri.
| 17 Contoh Balasan Ucapan Idul Fitri Bahasa Jawa Halus, Biar Gak Cuma Jawab : Sama-sama |
|
|---|
| 40 Ucapan Mohon Maaf Lahir Batin Idul Fitri untuk Orang Tua Karena Anda Masih di Perantauan |
|
|---|
| 3 Bacaan Takbir Populer untuk Malam Takbiran Idul Fitri 1445 |
|
|---|
| JADWAL Buka Puasa di Jogja Hari Ini 9 April 2024, Kota Jogja Sleman 17:42, Kulon Progo 17:43 WIB |
|
|---|
| JADWAL Buka Puasa di Jawa Tengah Hari Ini Selasa 9 April 2024, Magelang 17:43, Wonosobo 17:48 WIB |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/depag-mulyono-mutiara.jpg)