PSS Sleman

Statistik Anthony Pinthus Bersama PSS Sleman di Musim ini, 25 Kali Main 35 Kali Kebobolan

Anthony Pinthus mencatatkan 2.250 menit atau 25 kali penampilan dari 29 pertandingan yang telah dilakoni PSS di Liga 1 2023/2024.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi PSS Sleman
Penjaga gawang PSS Sleman, Anthony Pinthus 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Anthony Pinthus menjadi satu dari sejumlah nama pemain asing yang didatangkan oleh PSS Sleman untuk mengarungi Liga 1 2023/2024.

Pemain asal Filipina itu diumumkan PSS Sleman sebagai bagian tim pada Mei 2023. Kedatangan Pinthus diharapkan mampu memperkokoh barisan belakang Super Elja.

Di musim perdananya membela PSS Sleman , Anthony Pinthus langsung menjelma menjadi pilihan utama tim pelatih PSS Sleman.

Dia mencatatkan 2.250 menit atau 25 kali penampilan dari 29 pertandingan yang telah dilakoni PSS di Liga 1 2023/2024.

Sebanyak 78 penyelamatan dari 25 laga dilakukan oleh pemain yang pernah memperkuat Timnas Filipina tersebut.

Namun, dari 25 kali penampilan itu, gawang Pinthus telah kebobolan sebanyak 35 kali.

Terakhir kali, gawang Pinthus dibobol oleh pemain Borneo FC Samarinda, Felipe Cadenazz di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (14/3/2024) malam.

Gol yang mengantarkan Borneo FC keluar sebagai pemenang di laga itu, terjadi setelah Pinthus gagal menghalau tendangan tendangan bebas Stefano Lilipaly.

Baca juga: Anthony Pinthus Minta Maaf ke Suporter PSS Sleman Soal Gestur Usai Laga Kontra Borneo FC

Bola yang mengarah ke Cadenazzi dengan gampang ditanduk pemain tersebut.

Setelah laga itu, suporter PSS Sleman menyoroti penampilannya hingga akhirnya Pinthus terprovokasi dan melakukan gestur tak baik ke arah penonton usai laga.

Anthony Pinthus pun kemudian mengakui kesalahannya soal gestur tak baik itu dan meminta maaf kepada suporter PSS Sleman melalui media sosial instagram.

"Halo para suporter PSS, saya ingin meminta maaf kepada kalian atas tindakan saya dalam pertandingan kemarin," ujarnya, Sabtu (16/3/2024).

Ia menyebut, ekspresi berlebihan yang dilakukannya usai laga merupakan sesuatu yang tak pantas.

"Tentu saja itu tidak pantas dilakukan sebagai pemain. Apapun itu, saya mengakui kesalahan saya dan berjanji itu tidak akan terjadi di masa depan lagi," tegasnya.

Kemudian, dia berharap PSS Sleman segera bangkit dan mendapatkan hasil maksimal di lima laga sisa di Liga 1 2023/2024.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved