Berita Otomotif Terkini
Holden Belmont HQ, Pikap dari Negeri Kangguru yang Besar dan Panjang
Holden Belmont juga tersedia dalam varian Sedan dan Station Wagon dan bukan hanya coupe utility atau biasa disebut pikap.
Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Mengendarai mobil klasik memiliki kesan tersendiri, apalagi tak banyak yang memilikinya.
Selain populasinya yang semakin sedikit, ada beberapa alasan lain mobil klasik masih banyak diminati, misalnya karena sejarahnya, hingga bentuknya yang unik.
Salah satu mobil klasik yang unik adalah Holden Belmont HQ .
Mobil asal Australia ini memiliki bentuk coupe utility atau biasa disebut pikap.
Hal itu pula yang membuat Helly Mursito dari Kerja Keras Kulture Space membeli mobil ini.
Diceritakannya, ia membeli mobil Holden ini sejak tahun 2000-an awal, ketika masih berstatus mahasiswa di ISI Yogyakarta.
Saat itu ia membutuhkan kendaraan untuk mengangkut karya-karyanya.
“Karena saya sekolah di seni rupa jadi sering bawa-bawa karya, akhirnya saya membeli mobil ini. Secara fungsional untuk kepentingan loading karya, dan secara estetik menarik. Apalagi saat itu harga mobil ini masih murah,” katanya.
Menurutnya harga mobil american muscle, eropa, termasuk yang dari Australia masih terjangkau, tidak seperti sekarang.
Saat itu ia dapat membeli Holden Belmont (HQ) dengan harga sekitar Rp 3,5 juta.
Baca juga: Restorasi Holden Belmont HQ Ute 1973, Dulu Mangkrak Kini Langganan Jadi Properti Syuting
“Saat itu kondisi mobil dalam kondisi dongkrok, tapi tidak ada kendala yang sulit untuk menyalakan mobil itu,” ujarnya.
Helly pun beruntung bisa mendapat mobil dengan mesin yang masih orisinil, sasis yang masih utuh dan surat lengkap.
Hingga saat ini pun, mobil tersebut masih menemaninya dalam bekerja dan beraktivitas lainnya.
Ia memaparkan, hal terpenting dalam membeli mobil tua adalah mengecek fisik mobil.
“Karena ini mobil berat kebanyakan menggunakan material besi, maka paling pertama yang harus diperhatikan sasis. jangan sampai beli mobil dengan sasis patah, kalau masalah interior gampang, tapi sasis fatal. Jangan pernah beli mobil tua dengan sasis keropos atau patah,” ungkapnya.
Pun dengan kelengkapan suratnya, bagi dia itu juga hal yang tak kalah penting.
Sementara soal perawatan, menurutnya dengan perkembangan teknologi saat ini akan memudahkan pemilik mobil mencari spare part yang dibutuhkan.
Saat ini juga banyak bengkel yang menerima atau mengotak-atik mobil klasik.
Ia mengungkapkan, ada beberapa perubahan yang sempat ia lakukan seperti di kaki-kaki, interior, ban dan velg, hingga beberapa kali ganti cat.
Pertama kali ia mendapatkan mobil tersebut berwarna hijau army, yang kemudian ia ubah menjadi warna merah.
“Setelah itu, mobil ini saya dedikasikan ke teman-teman seniman street art Jogja untuk digrafiti. Setelah selesai project tersebut, kemudian saya ubah sesuai warna STNK, hijau,” ungkapnya.
Sebenarnya Holden Belmont juga tersedia dalam varian Sedan dan Station Wagon dan bukan hanya coupe utility atau biasa disebut pikap.
Namun ciri yang khas di mobil ini tetap sama yakni panjang dan lebar.
Karena dimensi tersebut, membuat pengendara harus menyesuaikan diri, apalagi ketika harus berkendara di jalanan yang kecil namun ramai seperti di Jogja.
“Memang harus fokus, tapi akhirnya karena saya sejak awal belajar menyetir langsung pakai holden ini, akhirnya juga terbiasa. Bahkan kalau nyetir mobil keluaran baru malah terasa mobil mainan karena lebih kecil. Tapi mobil sekarang jauh lebih enak, apalagi mobil sekarang sudah power steering,” bebernya.
Selain itu, satu hal yang melekat di mobil Holden adalah boros bensin.
Itupun diakui oleh Helly, meski ia pun menganggap itu adalah hal yang wajar.
Holden miliknya mengonsumsi BBM dengan rasio 1:6 atau 1 liter untuk 6km.
Namun untuk perjalanan ke luar kota justru bisa lebih hemat yakni 1:8.
“Lebih hemat kalau dipakai ke luar kota yang jalannya besar dan panjang. Kalau di dalam kota banyak traffic light. Tapi menurut saya ini terbilang normal, karena pertimbangannya mobil ini memiliki CC yang besar dan jalan-jalan pada saat mobil ini diproduksi juga masih lengang,” tandasnya.( Tribunjogja.com )
| Sukses dengan Zusu dan Desultan, Smoot Siap Luncurkan Dua Motor Listrik Baru di 2025 |
|
|---|
| Lukis Tangan di Motor Custom Sebagai Karya Seni Berjalan |
|
|---|
| Harley Davidson Dyna Wide Glide untuk Family Man yang Ingin Tetap Tampil Gahar |
|
|---|
| Motor Liyut dengan Rangka Tengah yang Bisa Belok Karya Wbike Kustom Garage |
|
|---|
| Puluhan Sepeda Motor Modifikasi Bertanding Ketat di Final Honda Modif Contest 2024 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Holden-Belmont-HQ-Pikap-dari-Negeri-Kangguru-yang-Besar-dan-Panjang.jpg)