Pesan Bupati Sri Mulyani kepada ASN di Pemkab Klaten
Sri Mulyani pada ASN di Klaten: Tingkatkan Profesionalisme dan Integrita
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Iwan Al Khasni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Dalam rangka memastikan terwujudnya sistem merit dalam kebijakan dan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menggelar kegiatan Ngopi Kawan (Ngopi Pintar Kepegawaian) di Pendopo Pemkab Klaten, Kamis (29/02/2024).
Kegiatan yang mengusung tema Mewujudkan Birokrasi Pemerintah Kabupaten Klaten yang Profesional dan Berkinerja Tinggi melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Klaten, Jajaran Pokja Pengawasan Bidang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Wilayah I, Jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten, dan tamu undangan lainnya.
Bupati Klaten, Sri Mulyani mengucapkan terimakasih atas sinergitas yang diberikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten oleh KASN.
"Terimakasih atas sinergitas yang diberikan kepada kami dan bersedia sharing ilmu tentang materi pada kegiatan pagi hari ini," ujarnya.
Ia juga melaporkan terkait tata kelola ASN di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten yaitu jumlah ASN 10.215 terdiri dari PNS 7.507 DAN PPPK 2.708.
Berdasarkan kelompok Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) ada 31, Administrator 146, Pengawas 253, Pelaksana 1.456 dan Fungsional ada 8.329.
Sedangkan, jumlah honorer K2 sejumlah 97 orang terdiri dari yang sudah terdaftar PPPK 36 orang dan yang belum terdaftar 45 orang.
Sementara, yang sudah diusulkan formasi teknis ada 16 orang dan jumlah non-ASN K2 yang belum masuk PPPK sebanyak 2.805 orang.
Pada Tahun 2022, Kabupaten Klaten meraih penghargaan dari KASN terkait pelaksanaan ataupenerapan sistem merit dalam Manajemen ASN, kategori baik dengan nilai 285,5. Kemudian pada tahun 2023 naik menjadi 265,5.
"Terimakasih atas KASN atas kepercayaan dan bimbingannya dalam penerapan sistem merit, tentunya ini menambah semangat kami jajaran pemerintah Kabupaten Klaten bersama para ASN dalam berkinerja untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Klaten," jelasnya.
Sri Mulyani menekankan kepada seluruh ASN Kabupaten Klaten untuk taat pada setiap aturan dan meningkatkan profesionalisme.
“Saya menekankan seluruh ASN di Kabupaten Klaten untuk taat pada setiap aturan dan meningkatkan profesionalisme yang harus diiringi dengan penguatan integritas, moral, ketakwaan, dan nilai-nilai luhur ASN Ber-AKHLAK yang berarti berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif," tutup Sri Mulyani. (Ard)
| KID DIY Harapkan Kebijakan WFH ASN Tak Kendorkan Fungsi Pelayanan Publik |
|
|---|
| Netizen Salah Sasaran, Hujat ASN Dinkes Bantul Dikira Pengelola Daycare Little Aresha Jogja |
|
|---|
| Wujudkan Provinsi Tangguh Bencana, Ratusan ASN Pemda DIY Dilatih Insting Penyelamatan Diri |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Belum Tentukan Skema WFH, Terkendala Atur Presensi Hingga Kinerja |
|
|---|
| Sleman Uji Coba WFH per 1 Mei: Kuota 25 Persen tapi Opsional, ASN Boleh Tak Ambil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bupati-Klaten-Sri-Mulyani-dalam-agenda-Ngopi.jpg)