Purworejo Diguyur Bantuan Keuangan Sebesar Rp68,8 Miliar, Berikut Targetnya

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah bakal menguyur bantuan keuangan (bankeu) sebesar Rp68,8 miliar untuk Kabupaten Purworejo

|
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA/Istimewa
Kabupaten Purworejo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah bakal menguyur bantuan keuangan (bankeu) sebesar Rp68,8 miliar untuk Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada 2024.

Bantuan keuangan tersebut ditujukan untuk membiayai sejumlah rehabilitasi infrastruktur jalan, rumah tidak layak huni, hingga sektor pertanian.

Hal itu di sampaikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, saat berkunjung ke Kabupaten Purworejo untuk meresmikan 10 proyek di daerah itu sepanjang 2023.

Nana mengatakan pemberian bantuan keuangan dari provinsi sudah dilakukan rutin setiap tahun.

Kendati demikian, jumlah alokasi bantuan yang digelontorkan tiap tahunnya selalu berbeda, karena melihat kondisi perolehan PAD (pendapatan asli daerah) masing-masing Kabupaten/Kota.

"Tahun ini kami berikan Rp68,8 miliar bankeu untuk Kabupaten Purworejo. Jumlah yang diberikan itu tentu menyesuaikan dengan situasi keuangan provinsi," ucap Nana, Senin (26/2/2024).

Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, didampingi Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, usai meresmikan proyek-proyek sepanjang 2023 di GOR Sarwo Edhie Wibowo, Senin (26/2/2024).
Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, didampingi Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, usai meresmikan proyek-proyek sepanjang 2023 di GOR Sarwo Edhie Wibowo, Senin (26/2/2024). (Tribunjogja.com/Dewi Rukmini)

Nana menjelaskan, dari puluhan miliar bankeu terdapat Rp19,5 miliar anggaran akan dialokasikan untuk sarana prasarana jalan.

Bantuan itu diserahkan secara simbolis kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purworejo.

Pemprov Jawa Tengah juga menganggarkan Rp24,9 miliar untuk peningkatan sarana prasarana desa di Kota Berirama.

"Untuk program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2024, Pemprov Jateng mengalokasikan Rp750 juta. Adapun untuk penanggulangan masalah gizi di Kabupaten Purworejo, kami bantu mengalokasikan Rp2,6 miliar," rincinya.

Lebih lanjut, Nana menyebut pihaknya juga menjatah alokasi dana Rp13,6 miliar umtuk program perbaikan atau rehab rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Purworejo.

Program tersebut bakal menyasar 681 unit RTLH milik masyarakat Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Selanjutnya, ada bantuan sosial penyaluran stimulan pembangunan rumah akibat program pemerintah sebesar Rp1,16 miliar yang diproyeksikan bagi 29 warga. Lalu, pihak kelompok usaha bersama (KUBE) juga disiapkan bankeu Rp1,2 miliar oleh Pemprov Jawa Tengah.

"Tahun ini kami juga akan merealisaskan bantuan Sistem Penyaluran Air Minum (SPAM) senilai Rp2 miliar. Bantuan itu akan dilaksanakan di Desa Dilem (Kecamatan Kemiri), Deda Kalitengkek (Kecamatan Gebang), Desa Puspo (Kecamatan Bruno), dan Desa Limbangan (Kecamatan Bener)," paparnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved