Bencana Longsor di Magelang
BREAKING NEWS: Dalam Sehari, 10 Bencana Tanah Longsor Terjadi di Magelang
BPBD Kabupaten Magelang melaporkan 10 kejadian bencana tanah longsor yang terjadi pada Minggu (25/2/2024).
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang melaporkan 10 kejadian bencana tanah longsor yang terjadi pada Minggu (25/2/2024).
Tanah longsor dipicu oleh guyuran hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
"Berdasarkan assessment yang dilakukan rekan-rekan satgas tadi tercatat 10 laporan tanah longsor . Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat menjadi penyebab utama tanah longsor tersebut" ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono pada Senin (26/2/2024).
Kejadian bencana tanah longsor terjadi di Kecamatan Salaman dan Borobudur.
Di Kecamatan Salaman antara lain di Dusun Berodan dan Kalipucung Kulon Desa Kalirejo. Kemudian di Dusun Kalisat dan Dusun Kebon Mentok Desa Paripurno.
Sedangkan untuk Kecamatan Borobudur tanah longsor terjadi di Dusun Onggosoro, Gedangsambu, dan Dusun Secang, Desa Giritengah.
Selanjutnya di Dusun Parakan Desa Giripurno dan Dusun Tanjung Desa Ngadiharjo.
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Senin 26 Februari 2024, Waspadai Hujan Lebat di 28 Provinsi
Edi mengatakan, dari hasil asesmen yang dilakukan, dampak bencana tanah longsor mengakibatkan satu rumah rusak sedang, tujuh rumah rusak ringan dan sembilan rumah terancam.
"Untuk di Dusun Berodan Desa Kalirejo, Salaman dilaporkan ada empat orang luka ringan. Karena pada saat kejadian material longsoran menghatam dapur rumah yang kebetulan di dalam ada empat orang tersebut sedang bekerja membuat makanan grubi", jelas Edi.
Selain berdampak pada kerusakan di sektor pemukiman, kata Edi, kejadian tersebut menyisakan material longsoran di ruas jalan dan menutup akses jalan di beberapa titik.
"Seperti di Dusun Onggosoro, Desa Giritengah, Borobudur beberapa rumah terisolir dan akses jalan untuk usaha tani tertutup material longsoran setebal 0,5-2 meter" katanya
BPBD Kabupaten Magelang bersama relawan dan warga setempat telah melakukan upaya penanganan darurat sementara pasca longsor di beberapa titik.
Pihaknya bersama Pemerintah Desa terdampak juga telah berkoordinasi untuk penanganan lanjutan. (tro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/BREAKING-NEWS-Dalam-Sehari-10-Bencana-Tanah-Longsor-Terjadi-di-Magelang.jpg)