Kronologi Puluhan Warga di Klaten Keracunan Pecel, Dinkes Beri Penjelasan

Puluhan warga tersebut sempat mengalami demam, mual hingga diare seusai menyantap pecel yang dibeli di sebuah pasar setempat.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Istimewa
Ilustrasi keracunan makanan 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Puluhan warga kecamatan Trucuk dan Pedan Klaten dilaporkan mengalami keracunan makanan, yakni pecel.

Para warga tersebut sempat mengalami demam, mual hingga diare seusai menyantap pecel yang dibeli di sebuah pasar setempat.

Puluhan warga yang mengalami keracunan pecel itupun sempat menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.

Dinas kesehatan setempat pun bergerak cepat dengan mengambil sampel makanan yang diduga menjadi sumber keracunan puluhan warga tersebut.

Mengutip dari TribunSolo.com, total dilaporkan ada 23 warga Klaten yang mengalami keracunan makanan seusai menyantap pecel.

Dari jumlah tersebut, mayoritas berasal dari Kecamatan Trucuk dan Pedan, Klaten

Kejadian itu bermula saat para warga membeli pecel di sebuah pasar yang ada di Kecamatan Pedan.

Pembelian pecel terjadi saat momen malam minggu, tepatnya pada Sabtu 17 Februari 2024. 

"Warga Pedan dan Trucuk itu membeli pecel di pasar," ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Klaten, Anggit Budiarto, Selasa (20/2/2024) dikutip Tribun Jogja dari TribunSolo.

"Lalu mulai malam hingga Minggu ada yang bergejala mual-mual periksa di klinik," tambahnya.

Adapun kejadian dugaan keracunan tersebut terdeteksi Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten pada Senin (19/2/2024) 

"Kejadiannya terdeteksi oleh kami hari Senin (19/2/2024)," ujar Anggit.

Dinkes Klaten pun mengambil sampel makanan yang dikonsumsi warga Kecamatan Pedan dan kecamatan Trucuk.

Sampel makanan tersebut akan diuji di laboratorium di Yogyakarta.

Adapun pasien yang mengalami dugaan keracunan pecel mayoritas dari daerah Pedan.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved