Dinsos-PPPA Kulon Progo Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Pekerja Anak
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) Kulon Progo menggencarkan sosialisasi terkait program ramah anak.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) Kulon Progo menggencarkan sosialisasi terkait program ramah anak. Salah satunya tentang pencegahan pekerja usia anak.
Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Perempuan dan Peningkatan Kualitas Hak Anak, Dinsos-PPPA Kulon Progo, Sri Suharwati mengatakan upaya pencegahan dilakukan lewat sosialisasi.
"Kami lakukan sosialisasi hari ini dengan menghadirkan narasumber terkait," jelas Sri pada Rabu (21/02/2024).
Sosialisasi berlangsung di Aula Adikarta, Sekretariat Daerah Kulon Progo. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 87 kalurahan dan 1 kelurahan di Kulon Progo.
Sri menilai sosialisasi ini penting diberikan. Sebab masyarakat secara umum belum mengetahui bagaimana persisnya kriteria pekerja usia anak, serta bagaimana implementasinya.
"Apalagi secara regulasi, mempekerjakan anak sebetulnya dilarang," ungkapnya.
Baca juga: Kabar Terbaru Pengunduran Diri Massal Ketua RT dan RW di Desa Wasiat Purworejo, Komentar DP3APMD
Mengacu pada Undang-undang Perlindungan Anak, Sri mengatakan anak yang masih usia sekolah atau setidaknya maksimal 15 tahun dilarang untuk dipekerjakan.
Sebab di usia tersebut, berbagai hak anak wajib dipenuhi terlebih dahulu oleh para orang tua. Khususnya dari sisi pendidikan hingga kesiapan mental dan kemampuan mereka.
"Mempekerjakan anak usia sekolah terbilang rentan, karena akan mengganggu pendidikan hingga kesehatannya," kata Sri.
Kabupaten Kulon Progo saat ini tengah berupaya keras untuk mewujudkan wilayah ramah anak. Upaya ini melibatkan instansi terkait, terutama yang menangani satuan pendidikan.
Kepala Dinsos-PPPA Kulon Progo Bowo Pristiyanto mengatakan diperlukan kesadaran dari masyarakat hingga berbagai pihak tentang pentingnya mengedepankan kehidupan anak. Sebab mereka harus merasa aman dan nyaman.
"Program seperti ini justru strategis agar tumbuh kembang anak tetap baik sehingga kasus seperti kekerasan bisa dicegah," kata Bowo.(alx)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Dinsos-PPPA-Kulon-Progo-Gencarkan-Sosialisasi-Pencegahan-Pekerja-Anak.jpg)