Serie A

Roma 2-4 Inter Milan: Mancini Kecewa tapi Optimistis dengan De Rossi

Gianluca Mancini mengakui bahwa kekalahan 4-2 dari Inter Milan setelah unggul 2-1 sangat menyakitkan.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Claudio Pasquazi / ANADOLU / Anadolu melalui AFP
Marcus Thuram vs Gianluca Mancini di Liga Italia Serie A antara Roma vs Inter Milan di Stadio Olimpico pada 10 Februari 2024 di Roma Italia. 

TRIBUNJOGJA.COM - Gianluca Mancini mengakui bahwa kekalahan 4-2 dari Inter Milan setelah unggul 2-1 sangat menyakitkan.

Di sisi lain, menurut bek tengah itu, Roma sudah pasti berubah sejak Daniele De Rossi mengambil alih dari Jose Mourinho.

Giallorossi membalikkan gol pembuka Francesco Acerbi dengan gol-gol dari Mancini dan Stephan El Shaarawy.

Namun kemudian pasukan Daniele De Rossi menyerah di babak kedua berkat gol Marcus Thuram, gol bunuh diri Angelino, dan serangan balik Alessandro Bastoni.

“Itu menyakitkan, karena ketika Anda kalah, itu tidak akan pernah menjadi perasaan positif,” kata Mancini kepada DAZN.

“Kami kalah dari Inter Milan, yang merupakan tim terbaik di liga, dan babak pertama kami luar biasa. Penyesalannya adalah periode 10 menit di babak kedua. “Kami marah, tapi kami juga sadar bahwa kami telah melakukan pendekatan yang tepat.”

Roma telah memenangkan ketiga pertandingan di bawah pelatih baru De Rossi hingga kekalahan ini, namun permainan yang sangat agresif menunjukkan perbedaan besar dalam taktik pertahanan dan serangan balik Mourinho.

“Pelatih sudah mempersiapkan diri dengan baik, dia membawa ide-idenya dan kami memahaminya. Segalanya tidak berjalan baik sebelum dia tiba, malam ini kami mempraktikkan apa yang dia minta dari kami. Hasil 4-2 terasa agak berat karena kami sebenarnya bisa menyamakan kedudukan.

“Jika kita terus seperti ini, maka hasilnya akan terlihat.”

Perubahan terbesar di bawah De Rossi adalah beralih dari 3-5-2 ke 4-3-3, meskipun malam ini lebih merupakan tiga formasi tersamar untuk mencerminkan sistem Inter.

“Kami lebih agresif dengan tiga pemain di belakang, sedangkan dalam pertahanan yang terdiri dari empat pemain, Anda perlu bekerja lebih sebagai satu kesatuan. Seperti yang sudah saya katakan berkali-kali, kami juga terbiasa dengan empat pemain,” tambah Mancini.

“Kami adalah Roma dan kami harus berusaha memenangkan setiap pertandingan. “Kami sudah mencoba, namun tidak berjalan sesuai keinginan kami, namun kami akan melakukan yang lebih baik.”

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved