La Liga

Inikah Pelatih Calon Pengganti Xavi di Barcelona?

Barcelona dikabarkan tertarik menunjuk Hansi Flick sebagai pelatih berikutnya. Selama akhir pekan, Xavi mengumumkan niatnya untuk meninggalkan peran

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
AFP
Pelatih Timnas Jerman Hansi Flick 

TRIBUNJOGJA.COM - Barcelona dikabarkan tertarik menunjuk Hansi Flick sebagai pelatih berikutnya.

Selama akhir pekan, Xavi mengumumkan niatnya untuk meninggalkan perannya di raksasa Catalan pada akhir musim ini.

Keputusannya diambil setelah Barcelona kalah 5-3 di kandang Villarreal, hasil yang membuat mereka terpaut 11 poin dari pemuncak klasemen Girona di tabel La Liga.

Namun, legenda klub tersebut juga berbicara tentang tekanan dalam menangani Barcelona, yang semakin meningkat selama periode performa yang tidak konsisten.

Dengan pria berusia 44 tahun itu bersikeras bahwa dia akan menghabiskan musim ini di ruang istirahat, hal ini memberi para pejabat Barcelona waktu untuk menemukan pengganti pilihan mereka.

Pelatih Bayern Munich Jerman Hans-Dieter Flick merangkul gelandang Spanyol Bayern Munich Thiago Alcantara setelah pertandingan final Liga Champions UEFA antara Paris Saint-Germain dan Bayern Munich di stadion Luz di Lisbon pada 23 Agustus 2020.
Pelatih Bayern Munich Jerman Hans-Dieter Flick merangkul gelandang Spanyol Bayern Munich Thiago Alcantara setelah pertandingan final Liga Champions UEFA antara Paris Saint-Germain dan Bayern Munich di stadion Luz di Lisbon pada 23 Agustus 2020. (Miguel A. Lopes / POOL / AFP)

Sejumlah nama telah dikaitkan dengan posisi tersebut, termasuk Mikel Arteta dari Arsenal, tetapi pemain Spanyol itu diklaim tidak tertarik meninggalkan Stadion Emirates pada musim panas.

Menurut jurnalis BILD Christian Falk, presiden Joan Laporta tetap tertarik untuk memperoleh layanan Flick.

Pria berusia 58 tahun itu saat ini menganggur setelah menjalani tugas yang sangat mengecewakan sebagai manajer Jerman, hanya memenangkan 12 dari 25 pertandingannya dan dipecat sebelum negaranya menjadi tuan rumah Euro 2024.

Kendati demikian, bekalnya tetap tinggi karena usahanya memimpin Bayern Munich antara November 2019 hingga Juni 2021, Flick mengangkat tujuh trofi meski hanya memimpin 87 pertandingan.

Itu termasuk kemenangan Liga Champions pada tahun 2020, dan itu tampaknya menjadi salah satu daya tarik ketika Laporta diduga berusaha menunjuk Flick sebagai bos Barcelona sebelum Xavi dibawa kembali ke klub.

Falk mengatakan bahwa Laporta mengadakan obrolan video dengan Flick pada saat itu, dan diharapkan percakapan tersebut akan ditinjau kembali dalam beberapa minggu mendatang.

Flick belum pernah melatih di luar negara asalnya, Jerman, meskipun ia pernah menjabat sebagai asisten manajer di Red Bull Salzburg pada tahun 2006.

Barcelona kemungkinan besar tidak akan terburu-buru mengambil keputusan akhir, terutama ketika kualifikasi mereka untuk tampil di Liga Champions musim depan diragukan dan pada saat yang sama mereka belum mampu memperbaiki kondisi finansial mereka secara signifikan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved