Mengenal Warung NKRI Digital yang Diresmikan di Polanharjo Klaten

Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan NKRI Demi Indonesia Gerakan Informasi dan Teknologi yang Aman dan Lancar

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA/Ardhike Indah
Pembukaan Warung NKRI Digital di Desa Kahuman, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Rabu (7/2/2024) oleh Kepala BNPT RI, Letjen Pol Prof. Dr. H. Mohammed Rycko Amelza Dahniel, M.Si didampingi Bupati Klaten, Sri Mulyani 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan NKRI Demi Indonesia Gerakan Informasi dan Teknologi yang Aman dan Lancar (Warung NKRI Digital) resmi dirilis di Desa Kahuman, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Rabu (7/12/2024).

Warung NKRI Digital itu merupakan program unggulan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk melakukan deradikalisasi dan pencegahan terorisme.

Program ini jadi cara BNPT mengimplementasi pencegahan terjadinya aksi terorisme, meningkatkan kewaspadaan, dan memberikan perlindungan terhadap objek-objek vital yang potensial menjadi target serangan terorisme.

“Ini adalah warung tradisional dikombinasikan dengan teknologi digital. Jadi, ini warung yang sudah dimiliki warga, warga binaan atau mantan narapidana terorisme (napiter). Sehingga, di sini bisa menjadi sarana tukar menukar informasi warung digital di Indonesia,” kata Kepala BNPT RI, Letjen Pol Prof. Dr. H. Mohammed Rycko Amelza Dahniel, M.Si., ditemui usai meresmikan Warung Digital NKRI di Desa Kahuman, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.

Rycko menjelaskan, di Indonesia, setidaknya ada 36 Warung NKRI Digital yang sudah didirikan dan satu ada di Hong Kong, diinisiasi oleh pekerja migran yang sudah 20 tahun bekerja di sana.

“Peluncuran Warung NKRI Digital ini sebagai upaya deradikalisasi, penegakan hukum melalui koordinasi dan kerjasama dengan institusi terkait, masyarakat, dan seluruh komponen bangsa. Ini akan dikembangkan terus di Indonesia,” beber dia lagi.

Ia menekankan, pelaku Warung NKRI Digital bisa bekerja sama dengan siapa saja, termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

Dijelaskannya, Warung NKRI Digital juga dapat memperkuat ketahanan, pertumbuhan, kemandirian dan pemerataan ekonomi yang berkualitas dan berkeadilan hingga ke tingkat masyarakat kecil dari kota sampai pedesaan.

Ini juga dianggap bisa membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pengusaha dalam mewujudkan Indonesia aman, damai, harmoni dan sejahtera.

Adapun menu Warung NKRI Digital diantaranya jual beli pulsa dan sembako, komoditi daerah, bayar pajak dan tagihan, bayar listrik, bayar air dan kirim uang.

Warung NKRI Digital, kata dia, memiliki prinsip saling empati dan atensi membangun tetap tegaknya NKRI, berbasis kolaborasi kultural dan struktural melalui pendekatan Pentahelix, lalu kemandirian dan pemerataan ekonomi, serta pengelolaan sinergisitas lintas sektoral.

Sehingga, Warung NKRI Digital bermanfaat bagi lahirnya semangat dan komitmen warga negara dalam merawat dan memperteguh nilai-nilai kebangsaan dan empat pilar konsensus dasar dalam berbangsa dan bernegara, serta lahirnya warga negara yang tangguh, tanggap dan siaga dari paham dan tindakan intoleransi, anarkisme, radikalisme dan terorisme.

Dalam Warung NKRI Digital terdapat KOPI (Kerukunan Obat Persatuan Indonesia), GULA (Gotong Royong Untuk Lingkungan Aman), dan TEH (Toleransi Empati Harmoni).

Selain itu, di warung ini akan terpasang foto Presiden dan Wakil Presiden, lambang Garuda, dan bendera Merah Putih.

Setiap hari, akan diperdengarkan lagu Nanasionalsional secara regular, digelar diskusi atau dialog kebangsaan secara formal dan informal yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved