Rangkuman Pengetahuan Umum

Materi Pelajaran IPAS Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka: Cara Menjaga Warisan Budaya

Terdapat berbagai cara untuk menjaga warisan budaya di antaranya dengan melakukan pemugaran, mempelajari warisan budaya, memperkenalkan ke orang lain

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
kebudayaan.kemdikbud.go.id
Pemugaran Candi Borobudur 

TRIBUNJOGJA.COM - Indonesia memiliki warisan budaya yang snagat beragam. Warisan budaya ini terbagi menjadi dua, yakni warisan budaya benda dan warisan budaya tak benda

Warisan budaya benda adalah warisan budaya yang bisa dilihat dan diraba. Adapun warisan budaya tak benda adalah warisan budaya yang tidak bisa diraba, tetapi bisa kita lihat di sekitar kita.

Warisan budaya benda maupun warisan budaya tak benda ini dapat rusak, bahkan hilang jika tidak dijaga dengan baik. Oleh karena itu, berbagai warisan budaya yang kita miliki harus dilestarikan agar tidak rusak atau punah.

Terdapat berbagai cara yang dapat dilakukan untuk menjaga warisan budaya agar keberadaannya tetap terjaga hingga generasi mendatang dan masih bisa dinikmati oleh anak cucu kita, di antaranya dengan melakukan pemugaran, mempelajari warisan budaya yang ada, dan juga memperkenalkan warisan budaya ke orang lain.

Berikut ini beberapa cara menjaga warisan budaya yang berhasil Tribunjogja.com rangkum dari buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD Kelas V Bab 7 Topik A.

1. Pemugaran Candi Borobudur

Borobudur dibangun pada abad ke-8 pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Candi Borobudur ditemukan dalam kondisi rusak parah oleh Sir Thomas Stamford Raffles pada abad ke-19.

Berbagai upaya pembersihan telah dilakukan beberapa kali sebelum dilakukannya pemugaran pertama pada tahun 1907. Proses pemugaran tersebut terus berlanjut hingga saat ini.

Pemugaran Candi Borobudur dilakukan dengan tujuan untuk mengembalikan integritas dan kekuatan candi agar dapat bertahan kokoh selama ratusan tahun mendatang.

Pada tahun 1991, UNESCO secara resmi mengakui Candi Borobudur sebagai Situs Warisan Dunia yang berasal dari Indonesia.

2. Belajar silat

Pencak silat merupakan seni bela diri tradisional yang berasal dari berbagai suku di Indonesia dan diwariskan melalui kesenian Melayu Nusantara.

Meskipun di beberapa waktu pencak silat kalah populer dari bela diri asal negara lain seperti karate dan taekwondo, berbagai langkah telah diambil untuk mengembalikan kepopuleran pencak silat di masyarakat.

Upaya-upaya ini antara lain dengan menambahkan pencak silat dalam kurikulum sekolah, pendirian klub-klub pencak silat, serta penyelenggaraan berbagai kompetisi pencak silat baik di tingkat nasional maupun internasional.

Bahkan, seni bela diri pencak silat juga ditampilkan di beberapa film internasional sebagai cara untuk memperkenalkannya kepada dunia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved