Wonderful Riau Island

Wihara Avalokitesvara Graha di Kepri, Wisata Religi Punya Patung Dewi Kwan Im Berlapis Emas 22 Karat

Wihara Avalokitesvara Graha, salah satu tempat ibadah umat Buddha terbesar di Asia Tenggara ada di Tanjungpinang, Kepri, punya patung berlapis emas.

Tayang:
Penulis: Alifia Nuralita Rezqiana | Editor: Alifia Nuralita Rezqiana
DOK. Google Maps | NooAo Art
Wihara Avalokitesvara Graha di Kepri, Wisata Religi Punya Patung Dewi Kwan Im Berlapis Emas 22 Karat 

TRIBUNJOGJA.COM - Wihara Avalokitesvara Graha atau Vihara Avalokitesvara Graha merupakan tempat ibadah umat Buddha yang berlokasi di Jalan WR Supratman Kilometer (KM) 14, Kelurahan Air Raja, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Anda boleh klik  DI SINI  untuk melihat titik lokasi Wihara Avalokitesvara Graha via Google Maps.

Wihara yang satu ini menjadi istimewa lantaran disebut-sebut sebagai salah satu wihara terbesar di Asia Tenggara.

Patung Dewi Kuan Yin Phu Sha atau Dewi Kwan Im yang berlapis emas 22 karat di Wihara Avalokitesvara Graha (Vihara Avalokitesvara Graha) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (1/2/2022).
Patung Dewi Kuan Yin Phu Sha atau Dewi Kwan Im yang berlapis emas 22 karat di Wihara Avalokitesvara Graha (Vihara Avalokitesvara Graha) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (1/2/2022). (DOK. TribunBatam.id/Endra Kaputra)

Untuk diketahui, negara di kawasan Asia Tenggara di antaranya ada Indonesia, Malaysia, Singapura, Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, Vietnam, Brunei Darussalam, Filipina, dan Timor Leste.

Banyak wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Kepri untuk melihat wihara megah yang sangat luas ini.

Anda yang hendak berkunjung juga dapat dengan mudah menemukan Wihara Avalokitesvara Graha karena lokasinya strategis, persis di tepi jalan.

Info HTM, jam operasional, aturan masuk wihara

Harga tiket masuk (HTM) untuk berkunjung ke Wihara Avalokitesvara Graha adalah Rp 0 alias GRATIS.

Anda bisa bebas berkunjung tanpa perlu membeli tiket masuk.

Wihara dibuka sejak pagi sampai pukul 18:00 WIB.

Namun, jika Anda berkunjung ke Wihara Avalokitesvara Graha, sebaiknya Anda menaati aturan yang telah dibuat bagi para pengunjung.

Aturan masuk ke Wihara Avalokitesvara Graha

  • Pengunjung harus senantiasa menjaga ketenangan
  • Pengunjung harus menjaga sikap dan perkataan, agar tidak mengganggu umat yang beribadah di sana.
  • Pengunjung harus menggunakan pakaian yang sopan
  • Pengunjung harus melepas alas kaki saat masuk ke gedung utama Wihara Avalokitesvara Graha

Patung Dewi Kwan Im berlapis emas 22 karat

Patung Dewi Kwan Im berlapis emas 22 karat di Wihara Avalokitesvara Graha
Patung Dewi Kwan Im berlapis emas 22 karat di Wihara Avalokitesvara Graha (DOK. Google Maps | NooAo Art)

Merangkum TribunBatam.id, saat Anda memasuki Wihara Avalokitesvara Graha, akan tampak sejumlah patung yang berjejer rapi.

Ada deretan patung-patung Buddha di sisi kanan dan kiri tangga wihara.

Selain itu, di sana juga ada kolam besar yang di sekitarnya disediakan tempat duduk bagi pengunjung.

Setidaknya terdapat 16 patung di dalam Wihara Avalokitesvara Graha.

Patung yang terbesar dan termegah adalah patung Dewi Kuan Yin Phu Sha atau Dewi Kwan Im yang berlapis emas 22 karat.

Patung Dewi Kwan Im tersebut memiliki tinggi sekitar 16,8 meter. 

Berat Patung Dewi Kwan Im ditaksir sekitar 40 ton.

Patung Dewi Kwan Im di Wihara Avalokitesvara Graha ini sudah tercatat masuk rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) sebagai patung terbesar.

Selain patung Dewi Kwan Im, ada juga patung dewa dan dewi lain yang berjejer di sisi kanan dan kiri ruangan wihara.

Tinggi patung dewa dan dewi ini sekira 3,5 meter sampai 4 meter.

Selain memiliki patung sebagai daya tarik, lingkungan sekitar Wihara Avalokitesvara Graha juga sangat cantik.

Anda yang datang berkunjung akan disuguhi dengan kebun buah naga yang luas, serta pemandangan rumput hijau yang memanjakan mata.

Baca juga: Kisah Patung Buddha Tidur di Wihara Dharma Shanti Bintan Kepri, Replika Patung Buddha Thailand

Baca juga: Kisah Supranatural Encik Walek dan Legenda Meriam Tegak di Kepri yang Mirip Cerita Drama Korea

Baca juga: 5 Rekomendasi Aktivitas Seru di Pulau Ranoh Kepri yang Mirip Lokasi Syuting Single’s Inferno

Usulan short visa Rp 150.000 untuk wisman

Pesona Bukit Harimau di Kota Batam Kepri, Pencinta Senja yang Ingin Lihat Singapura Wajib Mampir
Pesona Bukit Harimau di Kota Batam Kepri, Pencinta Senja yang Ingin Lihat Singapura Wajib Mampir (Tangkapan Layar Google Maps | Foto diunggah akun Raja Simamora)

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Guntur Sakti mengusulkan pemberlakuan visa kunjungan jangka pendek atau short term visa bagi wisman yang berkunjung ke Kepri.

Ia melaporkan, saat ini penerapan short term visa masih dalam proses, menunggu penetapan tarif dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI).

Sebelumnya, kebijakan tentang short term visa sudah dimasukkan dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham).

Namun, penetapan tarif visa tersebut masih menunggu keputusan Kemenkeu RI.

"Komunikasi kami ke kementerian terus intens. Tanggal 10 Januari kemarin, Pak Menteri (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno) juga sudah bersurat ke Kemenkumham terkait penetapan tarif short term visa ini," ujar Guntur Sakti saat ditemui wartawan di Kota Batam, Kamis (25/1/2024), dikutip Tribunjogja.com dari TribunBatam.id.

Guntur Sakti mengusulkan kepada kementerian untuk menetapkan tarif short term visa sebesar 10 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 150.000.

Wisman yang datang ke Kepri memiliki dua pilihan, yaitu menggunakan visa jangka pendek senilai 10 dolar AS (sekitar Rp 150 ribu), atau menggunakan visa 30 hari seharga 50 dolar AS (Rp 780 ribu).

Menurutnya, tarif short term visa yang lebih murah akan menarik wisman berkunjung ke Kepri.

Seperti diketahui, Kepri merupakan daerah perbatasan di mana keluar masuk orang asing cukup masif.

Guntur Sakti meyakini, tarif visa jangka pendek yang murah akan memungkinkan Kepri mencapai target Kemenparekraf untuk mendatangkan 3.000.000 wisatawan tahun 2024. (Tribunjogja.com/TribunBatam.id)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved