Pembuatan Patung Kereta Kuda di Kulon Progo Libatkan Putra Mendiang Rektor ISI Yogyakarta
Pembuatan Patung Kereta Kuda tersebut melibatkan tim perajin di bawah naungan PT Timboel, perusahaan yang dibesut oleh mendiang rektor ISI Yogya
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Landmark Patung Kereta Kuda di Simpang Milir, Kapanewon Pengasih, Kulon Progo menyimpan sejumlah kisah menarik.
Pembuatannya melibatkan putra dari mantan Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.
Adalah Magistyo Tahun Emas Raharjo, putra dari Timbul Raharjo, rektor ISI Yogyakarta yang kini almarhum. Beliau berpulang pada September 2023 lalu.
Menurut Magistyo, pembuatan Patung Kereta Kuda tersebut melibatkan tim perajin di bawah naungan PT Timboel, perusahaan yang dibesut oleh almarhum ayahnya.
"Beliau kepala desainer di PT Timboel, namun sejak meninggal dunia digantikan oleh kami," ujar pria yang kini menjadi Direktur Utama PT Timboel, Selasa (16/01/2024).
Pihaknya pun ikut terlibat pula dalam perancangan Landmark Kulon Progo tersebut.
Menurut Magistyo, total diperlukan waktu selama 8 minggu dan 20 tenaga untuk mengerjakannnya.
Kereta kuda dipilih karena menggambarkan Kabupaten Kulon Progo yang tengah berupaya mengejar keberhasilan.
Terdapat 12 kuda yang menjadi simbol 12 kapanewon di Kulon Progo.
"Patungnya menggunakan sekitar 700 kilogram (kg) aluminium yang dicor," ungkap Magistyo.
Ia mengaku tidak ada kesulitan berarti dalam mendesain hingga membangun Patung Kereta Kuda tersebut.
Sebab timnya juga sudah terbiasa menerima pesanan pembuatan patung.
Magistyo mengatakan patung yang dipesan ukurannya beragam, mulai dari ukuran kecil hingga besar.
Kebanyakan di antaranya diekspor ke luar negeri.
"Patung Kereta Kuda ini proyek pertama yang tidak melibatkan Pak Timbul sebagai desainer," jelasnya.
| Pemkab Kulon Progo Kirimkan 24 Kafilah ke MTQ Tingkat DIY 2026 |
|
|---|
| Tumpukan Sampah di Pantai Trisik Dibiarkan Tak Terangkut, DLH Kulon Progo: untuk Edukasi |
|
|---|
| Warga Serbu Bantuan Pangan dari Bapanas di Tiap Kalurahan di Kulon Progo |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Data Kepemilikan Medsos ASN, Perubahan Sistem Kinerja ke Digitalisasi Jadi Alasan |
|
|---|
| Kejar Target Oktober 2026, UMKM Kulon Progo Didorong Segera Miliki Sertifikat Halal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sri-Sultan-HB-X-meninjau-Patung-Kereta-Kuda-di-Simpang-Milir.jpg)