Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava 7 Kali Dalam Kurun Waktu 6 Jam Terakhir
Gunung Merapi kembali meluncurkan guguran lava sebanyak 7 kali dalam kurun waktu enam jam terakhir.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi kembali meluncurkan guguran lava sebanyak 7 kali dalam kurun waktu enam jam terakhir.
Guguran lava mengarah ke Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1500 meter.
BPPTKG juga mencatat pada periode pengamatan Selasa (16/01/2024) pukul 00.00 - 06.00 juga terjadi sejumlah kegempaan.
Terjadi 33 guguran, dengan amplitudo : 3-22 mm, dan durasi : 60.3-162.9 detik. Hybrid/Fase Banyak terjadi 7 kali, amplitudo : 2-3 mm, S-P : 0.3-0.5 detik, dan durasi : 5.4-8 detik.
Gempa Tektonik Jauh terjadi 2 kali, amplitudo : 2-19 mm, S-P : 28.4-36.77 detik, dan durasi : 35-90 detik.
Menurut pengamatan meteorologi, cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah barat. Suhu udara 18.3-19 °C, kelembaban udara 69-94.9 persen , dan tekanan udara 918-8722.1 mmHg.
Baca juga: BPBD DIY Keluarkan Surat Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, Ini Dua Wilayah Rawan
Secara visual gunung kabut 0-II hingga kabut 0-III. Asap kawah nihil.
Hingga saat ini Gunung Merapi masih berstatus Siaga atau Level III. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
Masyarakat diimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
Masyarakat juga diminta agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
Selain itu, masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
BPPTKG masih akan terus memantau aktivitas Merapi. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (maw)
Update Aktivitas Gunung Merapi, Kamis 28 Agustus 2025: Tercatat 25 Kali Gempa Guguran |
![]() |
---|
Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava Sejauh 1,6 Km ke Arah Barat Daya |
![]() |
---|
Aktivitas Gunung Merapi, Kamis 21 Agustus 2025: Teramati 8 Kali Guguran Lava ke Arah Barat Daya |
![]() |
---|
Aktivitas Gunung Merapi, Rabu 20 Agustus 2025: Teramati Ada 6 Kali Guguran Lava |
![]() |
---|
Krisis Air Bersih Empat Desa Lereng Gunung Merapi Wilayah Klaten |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.