Rangkuman Pengetahuan Umum

Materi IPAS Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka, Kenampakan Alam Bumi: Litosfer

Terdapat beberapa bentuk litosfer (daratan) di permukaan bumi dengan istilah-istilah tertentu, di antaranya: 1. Gunung 2. Bukit

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Smart City Kabupaten Gowa
Lembah Ramma di Sulawesi Selatan 

TRIBUNJOGJA.COM - Berdasarkan penelitian yang dilakukan para ilmuwan, bentuk permukaan bumi kita tidaklah datar dan mulus, melainkan memiliki bentuk yang bermacam-macam, loh!

Ada daerah yang menonjol, ada daerah yang cekung, ada yang terisi oleh air, ada yang kering, ada daerah yang penuh dengan tanaman, dan ada juga daerah yang gersang tanpa tanaman.

Agar kita dapat mempelajari struktur bumi dengan mudah, para ilmuwan membagi bumi menjadi tiga bagian, yaitu litosfer (daratan), hidrosfer (perairan), dan atmosfer (udara).

Di artikel ini, kita akan membahas mengenai litosfer (daratan) terlebih dahulu, ya!

Terdapat beberapa bentuk litosfer (daratan) di permukaan bumi dengan istilah-istilah tertentu, di antaranya:

1. Gunung

Gunung Tambora
Gunung Tambora di Pulau Sumbawa (KWRI UNESCO)

Gunung adalah bagian daratan yang paling menonjol jika dibandingkan dengan dataran lainnya.

Biasanya, gunung memiliki ukuran yang sangat besar dengan tinggi lebih dari 600 m. Maka dari itu, kita bisa melihat gunung dengan sangat jelas walaupun dari jarak jauh.

Sebagian gunung memiliki karakteristik aktif yang dapat meletus. Pada umumnya, gunung seperti ini dikenal sebagai gunung berapi.

Sementara itu, terdapat juga gunung yang memiliki karakteristik pasif. Artinya, gunung tersebut tidak dapat meletus.

Contoh gunung api aktif adalah Gunung Merapi di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah, Gunung Tambora di Pulau Sumbawa, dan Gunung Kerinci di perbatasan Sumatera Barat dan Jambi.

Adapun contoh gunung api pasif adalah Gunung Sumbing di Jawa Tengah dan Gunung Argopuro di Jawa Timur.

2. Bukit

Jika Anda termasuk penyuka momen matahari terbit (sunrise) atau matahari tenggelam (sunset) maka Bukit Merese yang berada Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah akan menjadi spot terbaik menikmati momen tersebut.
Bukit Merese di Lombok Tengah (Tribun Jogja/ Hamim Thohari)

Bukit adalah dataran yang lebih tinggi daripada tempat sekelilingnya, tetapi lebih rendah daripada gunung.

Contoh bukit di Indonesia adalah Bukit Pergasingan di Lombok, Bukit Molenteng di Nusa Penida, Bukit Klangon di Yogyakarta, Bukit Merese di Lombok, dan Bukit Asah di Bali.

3. Lembah

Lembah Harau
Lembah Harau di Sumatera Barat (Indonesia Travel)

Lembah merupakan dataran landai yang terbentuk akibat adanya dua bukit atau dua gunung. Lembah terletak di bagian kaki gunung dan berbentuk seperti cekungan.

Contoh lembah di Indonesia adalah Lembah Harau di Sumatera Barat, Lembah Posong di Jawa Tengah, Lembah Baliem di Papua, dan Lembah Ramma di Sulawesi Selatan.

4. Dataran Rendah

Dataran rendah adalah bagian daratan di permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 - 200 meter di atas permukaan air laut.

Contoh dataran rendah di Indonesia adalah dataran rendah Pantura di Jawa Tengah dan dataran rendah Palembang di Sumatera Selatan.

5. Dataran Tinggi

Dataran tinggi adalah bagian daratan di permukaan bumi yang memiliki ketinggian lebih dari 200 meter di atas permukaan laut.

Contoh dataran tinggi di Indonesia adalah dataran tinggi Dieng di Jawa Tengah, dataran tinggi Agam di Sumatera Barat, dan dataran tinggi Alas dan Gayo di Aceh

Demikian penjelasan mengenai bentuk-bentuk listosfer (daratan) yang ada di permukaan bumi. Semoga artikel ini bermanfaat!

(MG Meisya Primajesta Ismujati)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved