Berita Bantul Hari Ini

Petani Padi di Bangunjiwo Mulai Lakukan Masa Tanam

Sejumlah petani di Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul , mulai melakukan masa tanam padi.

Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Neti Rukmana
Sejumlah petani padi di Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, mulai melakukan masa tanam, Minggu (7/1/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sejumlah petani di Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul , mulai melakukan masa tanam padi.

Ketua Gapoktan Saka Makmur Bangunjiwo, Sutopo, mengatakan, beberapa waktu lalu, sejumlah petani di sana sempat menunda masa tanam padi dikarenakan minimnya suplai air.

"Kami terakhir tanam itu sekitar Mei 2023 dan panen sekitar Agustus 2023. Sejak saat itu kami tidak bisa tanam lagi karena musim kemarau dan suplai air kurang," ucap dia kepada Tribunjogja.com , Minggu (7/1/2024).

Namun, saat ini, hampir seminggu terakhir, petani di Gapoktan Saka Makmur Bangunjiwo mulai melakukan masa tanam padi.

Sebab, pada saat ini terdapat suplai air yang memenuhi masa tanam di lahan pertanian tersebut.

Disampaikannya, di sekitar lahan pertanian padi di tempatnya terdapat saluran irigasi yang kemudian menjadi suplai untuk memenuhi masa tanam padi.

Saluran irigasi itu mulai terdapat debit ada air yang mengalir dengan jumlah yang stabil.

Baca juga: Hujan Belum Merata, Sejumlah Petani Tadah Hujan di Gunungkidul Terancam Gagal Panen

"Beberapa waktu lalu kan itu (saluran irigasi) tidak ada air. Nah, sekarang karena sudah turun hujan, jadi air yang mengalir itu cukup banyak dan bisa mencukupi petani untuk menanam padi," terangnya.

"Air yang mengalir itu kan datang dari arah utara. Kalau hujannya merata, debit airnya jadi mulai banyak," imbuh Sutopo.

Setidaknya ada sekitar tiga hektare lahan padi yang tergabung dalam Gapoktan Saka Makmur Bangunjiwo, pada saat ini sudah melakukan masa tanam padi.

Sedangkan, lebih dari 10 hektare lainnya masih ada yang belum dilakukan masa tanam padi.

"Karena kan suplai airnya belum merata. Ada beberapa titik yang juga debit air dari saluran irigasinya kecil, jadi belum mencukupi kebutuhan para petani padi," tutur dia.

"Tapi, dalam minggu ini sampai minggu lusa, mungkin banyak yang akan menanam padi juga kalau hujannya terus turun dan debit air di saluran irigasi tercukupi," lanjutnya.

Lebih lanjut, Sutopo pun mengatakan, padi-padi yang ditanam pada saat ini akan mengalami masa panen sekitar April 2024.

"Mungkin setelah lebaran atau April besok, teman-teman baru panen. Karena kan butuh waktu sekitar 100 hari untuk panen. Mudah-mudahan, saat panen besok hasilnya bisa baik dan memuaskan," tandas dia.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved