Berita Jogja Hari Ini

Petugas Kebersihan Libur Nataru Diganjar Apresiasi dari Pemkot Yogya

Berkat kerja keras 'pasukan oranye', citra Kota Yogyakarta sebagai destinasi pariwisata yang bersih dan nyaman senantiasa terjaga.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Pemkot Yogya
Pj Wali Kota Yogya, Singgih Raharjo, menyerahkan bantuan bahan pangan pokok sebagai wujud apresiasi untuk petugas kebersihan yang disiagakan selama libur Nataru, Selasa (2/1/2024) malam. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemkot Yogyakarta memberikan apresiasi pada ratusan Petugas Kebersihan yang telah bekerja ekstra keras sepanjang libur Natal dan Tahun Baru ( Nataru ) 2024 silam.

Apresiasi diberikan oleh jajaran eksekutif, dalam bentuk bantuan bahan pangan pokok, yang diserahkan di Rumah Dinas Wali Kota Yogyakarta , Selasa (3/1/2024) malam.

Penjabat Wali Kota Yogyakarta , Singgih Raharjo, menyampaikan, bantuan tersebut merupakan bentuk apresiasi dan kepedulian Pemkot kepada para petugas kebersihan yang penuh totalitas.

Menurutnya, berkat kerja keras 'pasukan oranye', citra Kota Yogyakarta sebagai destinasi pariwisata yang bersih dan nyaman senantiasa terjaga.

"Karena merekalah, kawasan Tugu, Malioboro dan Keraton (Gumaton) bersih dari sampahv, terutama saat libur Nataru kemarin," tandasnya.

Baca juga: 30 Ton Sampah Sisa Pesta Tahun Baru Menumpuk di Kawasan Gumaton, Pemkot Yogya: Sudah Beres

Dijelaskan, selama libur panjang lalu, sejumlah titik di pusat kota meninggalkan problem persampahan yang cukup pelik karena dipadati oleh wisatawan dan memuncak pada malam tahun baru.

Namun, petugas kebersihan dari DLH maupun UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya langsung sigap melakukan penanganan, untuk menghindari persepsi buruk dari wisatawan yang melintas. 

"Puluhan ton sampah tersebut berhasil terangkut dan terselesaikan secara menyeluruh sebelum matahari terbit, ini luar biasa," ungkapnya.

Adapun paket sembako yang diberikan Pemkot Yogyakarta berisikan beras 2,5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram dan sebungkus teh.

Meski demikian, Singgih menilai, bantuan tersebut memang belum sebanding dengan peran krusial pada petugas kebersihan atas upaya mereka merawat dan menjaga kebersihan Kota Pelajar.

"Kerja mereka tidak mudah. Mungkin, bantuan sembako ini tidak seberapa dibandingkan dengan kontribusi mereka," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved