Rangkuman Pengetahuan Umum

Materi IPAS Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka: Gangguan Penglihatan Manusia

Gangguan penglihatan merupakan kondisi ketika mata tidak mampu melihat dengan jelas. Berikut penjelasan mengenai gangguan penglihatan pada manusia.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
xb100 on Freepik
Materi IPAS Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka: Gangguan Penglihatan pada Manusia 

TRIBUNJOGJA.COM - Gangguan penglihatan merupakan kondisi ketika mata tidak mampu untuk melihat dengan jelas atau tidak dapat berfungsi secara optimal. Gangguan penglihatan menyebabkan penglihatan menjadi kabur, buram, bahkan hilang.

Gangguan penglihatan pada manusia dapat disebabkan oleh banyak hal, seperti karena bawaan sejak lahir, akibat dari penyakit lain, faktor usia, atau kebiasaan yang tidak baik.

Berikut ini penjelasan mengenai gangguan penglihatan pada manusia yang berhasil dirangkum oleh Tribunjogja.com dari buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD Kelas V.

1. Rabun Jauh

Rabun jauh merupakan kondisi mata yang tidak mampu melihat benda dalam jarak jauh secara jelas. Rabun jauh dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti membaca sambil tiduran, membaca dengan cahaya yang minim, terlalu lama melihat layar televisi dan handphone, melihat layar atau buku dalam jarak yang terlalu dekat, atau kurang mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin A.

Rabun jauh juga dapat disebabkan oleh faktor keturunan. Untuk melihat dengan lebih jelas, penderita rabun jauh dapat menggunakan kacamata minus.

2. Rabun Dekat

Rabun dekat merupakan kondisi mata yang tidak mampu melihat benda dalam jarak dekat secara jelas. Rabun dekat dapat disebabkan oleh faktor keturunan dan faktor usia. Pada umumnya, rabun dekat mulai dialami oleh orang-orang pada usia 40 tahun. Untuk melihat dengan lebih jelas, penderita rabun dekat dapat menggunakan kacamata plus.

3. Mata Silindris

Mata silindris terjadi karena adanya kelainan lengkungan pada kornea. Kelainan ini menyebabkan cahaya yang masuk tidak fokus pada retina. Mata silindris dapat dialami oleh seseorang karena berbagai kebiasaan buruk, seperti membaca atau menonton televisi dengan posisi miring, serta membaca dan menonton sambil tiduran. Selain itu, mata silindris juga dapat terjadi karena faktor keturunan. Untuk melihat dengan lebih jelas, penderita mata silindris dapat menggunakan kacamata silindris.

4. Katarak

Katarak terjadi karena lensa mata keruh sehingga retina tidak dapat menerima cahaya yang masuk dengan sempurna. Katarak menyebabkan penglihatan seseorang menjadi buram, bahkan sampai buta.

Katarak dapat terjadi karena faktor keturunan, faktor usia, paparan sinar yang terlalu lama (seperti pada pekerja las), atau efek dari penyakit diabetes.

Katarak dapat dicegah dengan melakukan berbagai cara, seperti dengan melindungi mata dari paparan sinar, tidak merokok, tidak meminum minuman beralkohol, serta menghindari makanan cepat saji yang memiliki kandungan lemak, gula, dan garam yang tinggi. Katarak dapat diobati dengan melakukan operasi.

5. Buta Warna

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved