Berita Bantul Hari Ini

DKUKMPP Bantul Pastikan Ketersediaan LPG Tabung 3 Kilogram dan BBM Terpenuhi Selama Nataru

Dari hasil pemantauan di beberapa pangkalan oada saat ini, ketersediaan stok LPG tabung 3 kilogram cukup aman bahkan berlebih.

Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Neti Rukmana
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Bantul, Agus Sulistiyana. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul pastikan ketersediaan LPG tabung 3 kilogram dan bahan bakar minyak (BBM) dapat memenuhi permintaan masyarakat selama Natal 2023 dan tahun baru 2024.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul , Agus Sulistiyana, mengatakan, dari hasil pemantauan di beberapa pangkalan oada saat ini, ketersediaan stok LPG tabung 3 kilogram cukup aman bahkan berlebih.

Pasalnya, data dari pertamina di Kabupaten Bantul itu ada 33.390 matrik ton (MT) atau setara 11.130.000 tabung pada 2023.

"Rata-rata penyaluran setiap bulan ada sebanyak 900.000-1.100.000 tabung," jelasnya kepada awak media saat melaksanakan Jumpa Pers Persiapan Pemerintah Kabupaten Bantul dalam menghadapi Natal dan pergantian tahun baru di Kantor Dinas Bupati Bantul , Rabu (21/12/2023).

Baca juga: Jelang Nataru, Harga Sejumlah Komoditas di Kabupaten Bantul Relatif Stabil

Kemudian, informasi dari PT Pertamina, untuk realisasi penyaluran sampai dengan November 2023 ada 35.461 MT atau setara 11.820.400 tabung.

"Artinya, dari jatah yang dialokasikan oleh Pertamina itu masih sisa dan kalau gas sendiri, kami lihat di pasaran masih tersedia banyak," beber Agus.

Sementara itu, Agus mengatakan, untuk data ketersedian BBM yang lain, hingga saat ini belum diketahui secara pasti.

"Untuk data pertamina yang lain, yang berkiatan dengan data bahan bakar berupa ketersediaan solar dan BBM, sampai saat ini, kami belum mendapatkan informasi. Padahal, kami sudah melayangkan surat ke PT Pertamina," ucap Agus.

"Tapi, saya yakin. Karena itu merupakan kebijakan dari Pemerintah Pusat, maka tidak akan terjadi kekurangan di Provinsi maupun di Kabupaten Bantul ," tandas dia.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved