Rangkuman Pengetahuan Umum

Puisi Rakyat : Pengertian, Ciri-ciri dan Jenisnya

Puisi rakyat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu gurindam, pantun, dan mantra.Berikut penjelasan mengenai ciri-ciri dan elemen puisi rakyat.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
pixabay
ilustrasi Cara Mudah Membuat Teks Puisi beserta Contoh Teks Puisi 

TRIBUNJOGJA.COM - Puisi rakyat adalah sastra lisan berupa puisi terikat yang berkembang pada masa masyarakat tradisional.

Puisi ini dikatakan terikat karena karena diatur oleh ketentuan tertentu seperti jumlah suku kata, jumlah baris, jumlah bait, dan rima.

Hal ini bertujuan untuk menghibur, memberi nasihat, mendidik anak, memberikan isyarat untuk memulai suatu permainan, mengajak, melarang sesuatu, merenungi, serta memprotes keadilan yang terjadi di masyarakat.

Puisi rakyat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu gurindam, pantun, dan mantra.

Berikut penjelasan mengenai ciri-ciri dan elemen puisi rakyat.

1. Ciri-ciri Puisi Rakyat

- Nama pengarang tidak diketahui

- Diwariskan secara turun temurun atau mulut ke mulut

- Isinya tetap dan tidak berubah

 

2. Ciri-ciri Puisi Rakyat Berdasarkan jenisnya

- Pantun

Satu bait terdiri dari empat baris

Setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata

Baris pertama-kedua merupakan sampiran

Halaman
123
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved