Rangkuman Pengetahuan Umum
Puisi Rakyat : Pengertian, Ciri-ciri dan Jenisnya
Puisi rakyat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu gurindam, pantun, dan mantra.Berikut penjelasan mengenai ciri-ciri dan elemen puisi rakyat.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM - Puisi rakyat adalah sastra lisan berupa puisi terikat yang berkembang pada masa masyarakat tradisional.
Puisi ini dikatakan terikat karena karena diatur oleh ketentuan tertentu seperti jumlah suku kata, jumlah baris, jumlah bait, dan rima.
Hal ini bertujuan untuk menghibur, memberi nasihat, mendidik anak, memberikan isyarat untuk memulai suatu permainan, mengajak, melarang sesuatu, merenungi, serta memprotes keadilan yang terjadi di masyarakat.
Puisi rakyat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu gurindam, pantun, dan mantra.
Berikut penjelasan mengenai ciri-ciri dan elemen puisi rakyat.
1. Ciri-ciri Puisi Rakyat
- Nama pengarang tidak diketahui
- Diwariskan secara turun temurun atau mulut ke mulut
- Isinya tetap dan tidak berubah
2. Ciri-ciri Puisi Rakyat Berdasarkan jenisnya
- Pantun
Satu bait terdiri dari empat baris
Setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata
Baris pertama-kedua merupakan sampiran
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.