Puisi Asrul Sani

Puisi Subuh Asrul Sani: Kalau subuh kedengaran tabuh semua sepi sunyi sekali

Puisi Subuh Asrul Sani: Kalau subuh kedengaran tabuh semua sepi sunyi sekali

Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Yudha Kristiawan
net via wikipedia
Puisi Subuh Asrul Sani: Kalau subuh kedengaran tabuh semua sepi sunyi sekali 

Puisi Subuh Asrul Sani

Kalau subuh kedengaran tabuh
semua sepi sunyi sekali
bulan seorang tertawa terang
bintang mutiara bermain cahaya

Terjaga aku tersentak duduk
terdengar irama panggilan jaya
naik gembira meremang roma
terlihat panji terkibar di muka

Seketika teralpa;
masuk bisik hembusan setan
meredakan darah debur gemuruh
menjatuhkan kelopak mata terbuka

Terbaring badanku tiada berkuasa
tertutup mataku berat semata
terbuka layar gelanggang angan
terulik hatiku di dalam kelam

Tetapi hatiku, hatiku kecil
tiada terlayang di awang dendang
menanggis ia bersuara seni
ibakan panji tiada terdiri

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved