Hadis Harian
Pentingnya Saling Mengasihi dan Menyayangi Sesama Makhluk Berdasarkan Hadis Rasulullah
"Perumpamaan sesama kaum mukminin dalam menjaga hubungan, kasih sayang dan kebersamaan seperti satu tubuh, jika satu anggota merasakan sakit, maka aka
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Di tengah kerasnya hidup dan sengitnya kompetisi era global, sebagian orang telah menarik diri dari salah satu fitrahnya, yakni menebar dan menerima kasih sayang.
Islam mengajarkan umat muslim untuk selalu menebarkan kasih sayang kepada segala ciptaan Allah SWT.
Pasalnya, Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin, yang artinya agama yang menyebarkan kasih sayang ke semua. Hal itu sebagaimana dijelaskan melalui ayat dalam Al-Qur'an.
ثُمَّ كَانَ مِنَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلصَّبْرِ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلْمَرْحَمَةِ
"Dan dia (tidak pula) termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang." (QS. Al Balad: 17)
Selain firman Allah, Rasulullah pun menyuruh kita di dalam hadisnya untuk selalu menebar kasih sayang.
Berikut beberapa hadisnya,
Di tengah kerasnya hidup dan sengitnya kompetisi era global, sebagian orang telah menarik diri dari salah satu fitrahnya, yakni menebar dan menerima kasih sayang.
Untuk tetap berada dalam fitrah sebagai manusia, kita dapat berkaca dari sikap Rasulullah SAW yang tidak pernah melaknat maupun melukai secara fisik atau hati orang musyrik ketika menolak masuk agama Islam.
Disebutkan pula dalam hadis riwayat Imam Muslim dalam shahihnya, no. 2599, ketika dikatakan kepada Nabi Muhammad, "Wahai Rasulullah! Berdoalah agar kaum musyrikin celaka." Maka beliau menjawab:
إِنِّيْ لَمْ أُبْعَثْ لَعَّانًا وَإِنَّمَا بُعِثْتُ رَحْمَةً
"Sesungguhnya aku tidaklah diutus untuk melaknat, namun aku diutus untuk menyebarkan kasih sayang."
Sungguh orang-orang yang berkasih sayang karena Allah, maka baginya sebuah naungan ketika hari itu (kiamat) tidak ada tempat bernaung.
قال رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : إن اللَّه تعالى يقولُ يَوْمَ الْقِيَامةِ : أَيْنَ المُتَحَابُّونَ بِجَلالِي ؟ الْيَوْمَ أُظِلُّهُمْ في ظِلِّي يَومَ لا ظِلَّ إِلاَّ ظِلِّي
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kasih-Sayang.jpg)