Rangkuman Pengetahuan Umum
Mengenal Sarekat Islam, Organisasi Islam yang Terpecah Menjadi Dua
Lantas bagaimana latar belakang berdirinya Sarekat Dagang Islam hingga berganti nama menjadi Sarekat Islam?
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM – Sarekat Islam atau SI, sebelumnya bernama Sarekat Dagang Islam merupakan salah satu organisasi Islam yang pernah berdiri di Indonesia.
Sarekat Dagang Islam didirikan oleh KH Samanhudi yang merupakan sosok pengusaha batik di Kampung Laweyan Solo.
KH Samanhudi mendirikan Sarekat Dagang Islam pada tahun 1911 silam.
Organisasi ini awalnya ditujukan sebagai perkumpulan golongan pedangang muslim pribumi.
Lantas bagaimana latar belakang berdirinya Sarekat Dagang Islam hingga berganti nama menjadi Sarekat Islam? Simak berikut penjelasan singkat tentang sejarah Sarekat Islam.
Latar Belakang Sarekat Dagang Islam
Baca juga: Mengenal Tentang Organisasi Budi Utomo, Organisasi Pertama di Indonesia
Latar belakang dari terbentuknya Sarekat Dagang Islam adalah untuk memajukan kepentingan para pedagang muslim pribumi.
Di saat yang bersamaan, pengusaha Tionghoa telah lebih dulu maju usahanya daripada pedagang muslim pribumi, serta adanya monopoli penjualan bahan baku yang dilakukan oleh pedagang Tionghoa.
Monopoli penjualan bahan baku oleh pengusaha Tionghoa tersebut sangat merugikan para pedagang muslim Indonesia.
Oleh karena itu, terbentuklah organisasi Sarekat Dagang Islam untuk bertujuan memajukan para pedagang muslim pribumi.
Tujuan berdirinya Sarekat Dagang Islam sebagai berikut.
· Mengembangkan jiwa dagang
· Membantu anggota-anggota yang mengalami kesulitan dalam bidang usaha
· Memajukan pengajaran dan semua usaha yang mempercepat naiknya derajat rakyat
· Memperbaiki pendapat-pendapat yang keliru mengenai agama Islam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Mengenal-Sarekat-Islam-Organisasi-Islam-yang-Terpecah-Menjadi-Dua.jpg)