Rangkuman Pengetahuan Umum
Mengenal 3 Tingakatan Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman hayati dipengaruhi oleh beberapa hal dan dibedakan kedalam beberapa tingkatannya.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM - Keanekaragaman hayati di Indonesia termasuk kedalam keanekaragaman tertinggi kedua setelah Brazil.
Wilayah Indonesia memiliki curah hujan yang cukup tinggi dan cahaya matahari sepanjang tahun.
Keanekaragaman hayati berarti keberagaman yang ada pada mahkluk hidup.
Keanekaragaman hayati ini dapat ditemukan dari keberegaman gen, spesies, dan ekosistemnya.
Keanekaragaman makhluk hidup ini dipengaruhi oleh banyak hal, salah satu akibat dari adanya faktor genetik atau juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan hidup.
3 Tingkat keanekaragaman hayati
1. Keanekaragaman hayati tingkat gen
Keanekaragaman ini dapat kita perhatikan pada jenis-jenis pisang dimana terdapat pisang susu dan pisang tanduk dimana kita lihat walaupun masuk kedalam jenis spasies pisang tetapi jika dilihat dari segi ukuran, bentuk, rasa pisang-pisang ini tidak akan sama.
Keberagaman bentuknya itulah yang menandakan bahwa pisang tersebut masuk kedalam keanekaragaman hayati tingkat gen.
Di mana keanekaragaman yang ada dalam satu spesies.
2. Keanekaragaman hayati tingkat jenis
Keanekaragaman hayati tingkat jenis adalah keanekaragaman tingkat spesies dimana keanekaragamannya terjadi dalam satu jenis pasies yang sama.
Jika kita lihat pada contoh pisang ada jenis pisang klutuk, pisang susu, dan pisang raja.
Meskipun ketiga pisang tersebut masuk kedalam tanaman pisang tetapi ketiga pisang itu berbeda, seperti bentuknya, rasa, ukuran antar jenis taman pisang tersebut maka hal ini yang disebut dengan keanekaragaman tingkat jenis.
3. Keanekaragaman hayati tingkat ekosistem
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ekosistem.jpg)