BAHASA INDONESIA

KALIMAT PERSUASI: Pengertian, Ciri, Jenis dan Contohnya

Sederhananya, teks ini merupakan kalimat ajakan kepada para seseorang dengan cara memberikan suatu alasan agar mengikuti sesuai keinginan

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
pexels
KALIMAT PERSUASI: Pengertian, Ciri, Jenis dan Contohnya 

TRIBUNJOGJA.COM - Dalam kaidah penulisan bahasa Indonesia berisikan berbagai macam-macam kalimat termasuk kalimat persuasi.

Kalimat persuasi adalah kalimat yang berupa kalimat ajakan atau imbauan.

Yuk, kita bahasa lebih mendalam tentang kalimat tersebut.

 

1. Pengertian kalimat Persuasi

Menurut KBBI, persuasi adalah ajakan kepada seseorang dengan cara memberi alasan dan prospek baik yang meyakinkannya atau bujukan halus.

Sederhananya, kalimat ini merupakan kalimat ajakan kepada para seseorang dengan cara memberikan suatu alasan agar mengikuti sesuai keinginan.

Selain itu, kalimat persuasi juga bisa diartikan sebagai suatu karangan yang dibuat dengan tujuan membuktikan suatu ide, gagasan maupun pendapat dari penulis.

Baca juga: Kata Majemuk: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis dan Contohnya

 

2. Ciri-Ciri kalimat Persuasi

Meskipun bersifat ajakan, kalimat persuasi juga memiliki ciri yang khas, yaitu:

- Adanya kata imperatif

Yaitu memiliki sifat memerintah, larangan atau keharusan dalam menindak sesuatu

- Adanya kata penghubung argumentatif

Contoh: adanya kata ‘karena itu’, ‘maka dari itu’, ‘akibatnya’, dan lain sebaginya.

- Adanya kandungan fakta dan data

Berdasarkan dengan tujuan yaitu memengaruhi serta membujuk pembaca, maka kalimat ini haruslah diperkuat dengan fakta dan data

- Mampu meyakinkan pembaca

Pada dasarnya, kalimat ini dibuat memang dibuat untuk meyakinkan pembacanya serta melakukan tindakan seperti apa yang dipikirkan oleh penulis.    

- Bersifat ajakan

Hal ini identik dengan kata ajakan, seperti ‘ayo’, ‘mari’, ‘(-lah)’, dan lain sebagainya

- Menghindari adanya konflik

kalimat persusasi menghindari dari yang namanya konflik. Hal ini bertujuan agar kepercayaan pembaca tidak menghilang begitu saja.

Baca juga: Penjelasan Tentang Ejaan, Fungsi dan Jenisnya Dalam Bahasa Indonesia

 

3. Struktur kalimat Persuasi 

Meskipun bersifat ajakan, kalimat ini juga memiliki beberapa struktur sebagai berikut.

- Pengenalan isu

Penulis akan memberikan suatu pengantar terkait dengan permasalahan yang menjadi isu maupun topik yang diangkat

- Pemaparan argumen

Setelah menulis pengantar isu, penulis akan memaparkan beberapa argumen yang berhubungan dengan isu untuk meyakinkan pembaca. Argumen didukung dengan fakta dan data yang akurat agar mudah dipercaya

- Pernyataan ajakan

Setelah adanya pengenalan isu dan beberapa data yang mendukung, pada akhirnya akan diberikan suatu kalimat ajakan yang akhirnya pembaca mau mengikuti ajakan tersebut.

- Penegasan kembali

Adanya penegasan kembali bertujuan untuk memberikan arahan atau memperkuat ajakan tersebut, seperti demikianlah, dengan demikian, oleh karena itu, dan sebagainya.

 

4. Jenis kalimat Persuasi  

Dalam kalimat persuasi terdapat berbagai jenis-jenis sebagai berikut.

- kalimat persuasi pendidikan, yang bertujuan untuk membujuk pembaca agar bisa bertindak dan berpikir sesuai dengan konsep dan tujuan pendidikan

- kalimat persuasi periklanan atau advertensi, yaitu yang bertujuan agar pembaca tertarik atau setidaknya tahu lebih jauh tentang produk atau jasa yang diiklankan. Sedangkan tujuannya agar pembaca melakukan proses transaksi pembelian atau menggunakan produk yang ada dalam iklan tersebut

- kalimat persuasi politik, tentunya kalimat ini berhubungan dengan tujuan politik dari seorang calon maupun partai tertentu. Biasanya kalimat ini muncul dalam berbagai media seperti baliho kampanye, orasi politik hingga semboyan yang digunakan oleh calon atau politik

- kalimat persuasi propaganda, Secara harfiah propaganda memiliki arti suatu paham maupun pendapat yang bisa benar maupun salah dan dikembangkan dengan tujuan meyakinkan orang untuk bisa menganut paham maupun pendapat tersebut. Artinya kalimat ini ditujukan untuk menggiring opini orang lain agar bisa lebih percaya atau tidak mempercayai suatu hal.   

 

5. Contoh kalimat Persuasi

- Contoh kalimat persuasi bertema pendidikan

Ayo, Belajar Bahasa Daerah Indonesia

Pengenalan Isu:

Indonesia memiliki beragam bahasa daerah, mulai dari Jawa, Sunda, Minangkabau, Bugis, Madura, dan lain sebagainya.

Sayangnya, bersumber dari Kompas.com, dalam rilisnya pada tahun 21 Februari 2019, UNESCO mengungkapkan bahwa sekitar 2.500 bahasa di dunia terancam punah termasuk lebih daru seratus bahasa daerah di Indonesia.

Ajakan: 

Bagaimana? Sudah jelas bukan, jika bahasa daerah di Indonesia sudah mulai punah.

Oleh karena itu, ayo, kita lestarikan bahasa daerah di Indonesia! Kamu bisa mulai dari mempelajari bahasa daerahmu sendiri, menghargai bahasa daerah lain, hingga nantinya mempelajari bahasa daerah lain.

Penegasan Kembali: 

Dengan begitu, bahasa daerah di Indonesia tidak punah pun adat dan budayanya.

Itulah penjelasan singkat mengenai kalimat persuasi, semoga mudah dipahami dan membantu. ( MG Aulia Rachmah )

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved