Rangkuman Pengetahuan Umum
Materi Pelajaran PAI Kelas VI: Mengimani Datangnya Hari Kiamat
Iman kepada hari kiamat berarti meyakini dengan sepenuh hati bahwa hari kiamat akan datang atas kehendah Allah SWT.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Iman kepada hari kiamat berarti meyakini dengan sepenuh hati bahwa hari kiamat akan datang atas kehendah Allah SWT.
Hari kiamat disebut juga hari akhir. Pada hari kiamat nanti, alam semesta beserta isinya akan hancur dan luluh lantak. Makhluk-makhluk di dalamnya akan mati.
Peristiwa hari kiamat ditandai dengan tiupan terompet sangkakala oleh Malaikat Israfil atas perintah Allah SWT.
Tidak ada satupun makhluk yang dihidup ketika terompet sudah ditiup.
Setelah semua makhluk mati, mereka akan dibangkitkan kembali di Padang Mashar untuk menimbang amal dan dosa masing-masing.
Peristiwa hari kiamat disebutkan dalam QS al-Qari'ah ayat 1-11, yaitu :
Artinya : (1) Hari Kiamat; (2) Apakah hari Kiamat itu?; (3) Dan tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?; (4) Pada hari itu manusia seperti laron yang beterbangan; (5) dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan; (6) Maka adapun orang yang berat timbangan (kebaikan)nya; (7) maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan (senang); (8) Dan adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya; (9) maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah; (10) Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu?; (11) (Yaitu) api yang sangat panas.
Baca juga: Materi Pelajaran PAI Kelas IX: Mengenal Tentang Qurban bagi Umat Islam
A. Macam-Macam Hari Kiamat
1. Kiamat Sugra (Kiamat Kecil)
Kiamat sugra ialah hancurnya alam di sekitar kita. Tsunami, gempa bumi, angin puting beliung, wabah penyakit, dan badai salju termasuk ke dalam kiamat sugra.
Kiamat kecil bisa saja terjadi akibat ulah manusia sendiri. Misalnya saja karena menebang pohon-pohon dibesar, terjadi bencana banjir besar atau tanah longsor.
Kiamat kecil juga perlu diwaspadai karena dapat menimpa siapa saja tak terkecuali dan dimana saja, misalnya kematian seseorang karena kecelakaan atau sakit.
2. Kiamat Kubra (Kiamat besar)
Kiamat kubra adalah hancurnya alam semesta beserta seluruh isinya. Setelah kiamat kubra, tidak ada lagi kehidupan di bumi, berganti ke alam akhirat.
Tak ada satupun orang yang tahu kapan kiamat kubra akan terjadi. Allah SWT hanya menggambarkan bagaimana kejadian kiamat kubra dalam firman-Nya.
a. Malaikat Israfil meniup sangkakala untuk kali yang pertama. Lalu semua makhluk akan mati, kecuali yang dikehendaki tetap hidup oleh Allah Swt., sebagaimana dijelaskan dalam surah Az-zumar ayat 68.
b. Terjadi goncangan yang dahsyat dan bumi mengeluarkan beban yang berat sebagaimana disebutkan dalam surah Az-zalzalah ayat 1-2.
c. Langit terbelah, bintang jatuh berserakan, lautan meluap, kuburan dibongkar seperti dijelaskan dalam surah Al-Infittār ayat 1-4.
d. Matahari digulung, bintang berjatuhan, gunung dihancurkan, unta yang bunting tidak dipedulikan, binatang liar dikumpulkan, lautan meluap, sebagaimana dijelaskan dalam surah At-takwir ayat 1-6.
B. Tanda-Tanda Hari Akhir
1. Banyak ulama Muslim yang wafat.
2. Ilmu agama dianggap tidak penting.
3. Maksiat makin terang-terangan dan kejahatan di muka bumi makin merajalela.
4. Banyak laki-laki yang perilakunya menyerupai perempuan, atau sebaliknya perempuan berperilaku seperti laki-laki.
5. Banyak peperangan dan kerusuhan di muka bumi ini.
Baca juga: Materi Pelajaran PAI Kelas IX : Seperti Apa Hukum Aqiqah dalam Islam?
6. Minuman keras dan barang terlarang (seperti narkoba) bebas beredar sehingga menimbulkan tindakan kriminalitas yang merajalela.
7. Munculnya orang-orang yang mengaku sebagai nabi/rasul.
8. Munculnya imam mahdi untuk memerangi kejahatan.
9. Turunnya Nabi Isa
10. Keluarnya kaum Yakjuj dan Makjuj.
11. Terbitnya matahari dari sebelah barat.
12. Keluarnya binatang melata pada pagi hari.
C. Hikmah Mempercayai Hari Kiamat
1. Kita bertambah yakin dengan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.
2. Kita bertambah semangat mengerjakan amal kebaikan.
3. Kita menghindari perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT seperti: berkelahi, menggunakan obat terlarang/narkoba, minum minuman keras, mencuri, memitnah dan, sebagainya.
4. Bersikap jujur, disiplin, dan bertanggung jawab dalam melakukan pekerjaan.
5. Selalu waspada dan menjaga lingkungan sekitar rumah atau sekolah.
6. Tidak menunda-nunda melakukan amal kebaikan, seperti melakukan salat lima waktu, mengerjakan PR, dan sebagainya
(MG Lia Ika Agustin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kiamat-Ilustrasi.jpg)