Rangkuman Pengetahuan Umum
Materi Bahasa Indonesia: Apa Itu Akronim?
Akronim secara umum merupakan kependekan gabungan huruf atau suku kata.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM- Dalam kalimat bahasa Indonesia, terdapat singkatan yang terkadang kita tidak sadari, yang disebut dengan akronim.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Akronim adalah kependekan yang berupa gabungan huruf atau suku kata yang bagian lain yang ditulis atau dilafalkan sebagai kata yang wajar.
Akronim secara umum merupakan kependekan gabungan huruf atau suku kata.
Akronim biasanya digunakan untuk pentingkat frase, nama , semboyan, hingga media humor.
Dalam sebuah akronim terdapat lima jenis, berikut ini jenis-jenis akronim beserta penjelasan.
1. Akronim Bukan Nama Diri
Akronim bukan nama diri adalah gabungan huruf, suku kata, atau suku kata dari kata yang ditulis dengan huruf kecil.
Contoh:
Juknis -> Petunjuk Tenis
Miras -> Minuman Keras
Menhan -> Menteri Pertahanan
Baca juga: Penjelasan Tentang Antonim dan Sinonim, Lengkap Beserta Contohnya
2. Akrnomim Nama Diri
Akronim nama diri adalah gabungan dari huruf awal dari suku kata atau gabungan dari huruf dan suku kata yang ditulis dengan huruf awal kapital.
Contoh:
Sesneg -> Sekretaris Negara
Kepsek -> Kepala Sekolah
Kebag -> Kepala Bagian
Menag -> Menteri Agama
3. Akronim Nama Diri
Akronim nama diri adalah gabungan dari huruf awal yang ditulis dengan huruf kapital semua .
Contoh :
SMP -> Sekolah Menengah Atas
FEB -> Fakultas Ekonimi dan Bisnis
UI -> Universitas Indonesia
KRL -> Kereta Rel Listrik
OSIS-> Organisasi Siswa Intra Sekolah
(MG Sheila Rismanda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Buku-0111.jpg)