Berita Sleman Hari Ini

Pemkab Sleman Optimis Target Kunjungan Wisata Bisa Tercapai

Dinas Pariwisata Sleman tidak akan mengadakan kegiatan khusus akhir tahun. Hal itu karena kalender event wisata kabupaten Sleman

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pariwisata Sleman tidak akan mengadakan kegiatan khusus akhir tahun.

Hal itu karena kalender event wisata kabupaten Sleman sudah ditutup dengan Ngayogjazz beberapa waktu lalu. 

Kendati demikian, Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Zayid tetap optimis kunjungan wisatawan Sleman bisa mencapai target. 

Baca juga: UMP Provinsi Jawa Tengah 2024 Naik 4,02 Persen Menjadi Rp 2.036.947

"Hingga bulan Oktober kunjungan wisata ke kabupaten Sleman telah mencapai 5,9 juta wisatawan. Jumlah itu hampir menyentuh target kunjungan tahun ini sebanyak 7 juta wisatawan," katanya, Selasa (21/11/2023). 

Ia menyebut Sleman masih memiliki daya tarik wisata yang tinggi. Apalagi Sleman memiliki beberapa destinasi wisata favorit.

Menurut Ishadi,  destinasi andalan Sleman saat ini adalah Tebing Breksi, Candi Prambanan, dan wisata Lereng Gunung Merapi. 

Selain destinasi wisata favorit, desa wisata juga mulai jadi saya tarik wisata tersendiri.

Seperti di kawasan Sleman Barat yang sudah mulai berkembang.

Salah satunya desa wisata Cibuk Kidul, Margoluwih, Seyegan. 

Gelaran festival Ngayogjazz juga menjadi pemicu jumlah kunjungan wisatawan ke desa wisata.

Terbukti jumlah kunjungan wisatawan di Padukuhan Gancahan, Sidomulyo, Godean mengalami peningkatan usai Ngayogjazz. 

"Memang kita harapannya event yang sudah diselenggarakan bisa berdampak pada kunjungan wisatawan," ujarnya. 

Terpisah, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyebut Ngayogjazz memang cukup berdampak positif pada sektor pariwisata.

Apalagi penonton yang datang tidak hanya wisatawan lokal, tetapi juga sebagian wisatawan mancanegara.

"Melalui Ngayogjazz Sleman jadi lebih dikenal masyarakat luas," ujarnya. (maw) 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved