Arti Pertanda

Arti Tahi Lalat di Unyeng-unyeng, Apakah Pertanda Baik? Ini Kata Primbon Jawa

Simak arti tahi lalat di bagian unyeng-unyeng, apakah pertan baik? Ini kata Primbon Jawa.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Tribunjogja
Arti Tahi Lalat di Unyeng-unyeng, Apakah Pertanda Baik? Ini Kata Primbon Jawa 

TRIBUNJOGJA.COM – Arti Tahi Lalat di bagian tubuh menurut primbon Jawa dapat dibedakan berdasarkan letaknya.

Melalui letak tahi lalat, kita dapat mengetahui pertanda sifat, karakter, dan juga Nasib keberuntungan hidup seseorang.

Namun, perlu diingat bahwa penafsiran tahi lalat menurut primbon Jawa ini tidak didasarkan mutlak karena kepercayaan ini mengacu pada nenek moyang masyarakat Jawa.

Melalui arti pertanda ini merupakan sebuah tradisi dan kepercayaan budaya Jawa yang menarik untuk dipelajari dan dipahami.

Banyak yang memercayai bahwa letak Tahi Lalat bisa menunjukkan sifat-sifat seseorang sesungguhnya.

Berikut arti tahi lalat di unyeng-unyeng menurut buku “Kitab Primbon Jawa Serbaguna” terbitan tahun 2021 karya R. Gunasasmita.


Arti Tahi Lalat di unyeng-unyeng (pulung jati) menurut Primbon Jawa

Menurut Primbon Jawa, arti tahi lalat di unyeng-unyeng adalah pertanda baik, bukan pertanda buruk.

Anda tak perlu khawatir jika memiliki Tahi Lalat di bagian unyeng-unyeng karena konon, arti tahi lalat di unyeng-unyeng adalah pertanda bahwa orang yang memilikinya mempunyai sifat baik hati.

Tak hanya itu, orang yang punya tahi lalat di unyeng-unyeng juga sosok yang teliti dan cerdas sehingga orang yang memiliki Tahi Lalat di bagian ini akan cenderung banyak pertimbangan sebelum melakukan suatu hal.

Sekilas informasi, penyebutan unyeng-unyeng hanya dikenal di Indonesia dan berasal dari bahasa Jawa yang memiliki arti pusaran rambut di kepala.

Itulah arti tahi lalat di unyeng-unyeng menurut Primbon Jawa. Di bawah ini juga disajikan beberapa arti tahi lalat di tubuh bagian atas. Bagi Anda yang penasaran, simak arti Tahi Lalat berikut ini.

Arti Tahi Lalat di berbagai bagian tubuh bagian atas menurut Primbon Jawa

  • Kepala bagian kanan (manikharda): akan mendapatkan kebahagiaan dan kesejahteraan.
  • Kepala bagian kiri (jemjem): mudah terombang-ambing dan sering mendapatkan halangan.
  • Kepala bagian belakang (cantuka): tabiat sabar, sungguh-sungguh, pemberani, dan jujur.
  • Ubun-ubun (duryuti): pendusta dan suka berbelit-belit.
  • Jidat kanan/kiri atau keduanya (werdatama): memiliki tabiat cerdas pikirannya.
  • Di tengah jidat (bercara): memiliki tabiat pemberani, pintar, dan baik tutur kata dan tingkah lakunya.
  • Pelipis kanan/kiri atau keduanya (srituwuh): akan mendapatkan rezeki yang melimpah dan keuntungan yang besar.
  • Kelopak mata kanan/kiri atau keduanya (gunasakti): maka memiliki tbiat mudah bergaul, berkecukupan, dan pandai mencari penghasilan.
  • Kelopak mata kanan/kiri bagain bawah (punggung): bagian bawah maka memiliki tabiat keras kepala, pemalas, bodoh, dan hidup susah.
  • Sudut mata kanan/kiri atau keduanya (tameng tuwuh): orang yang dapat memegang amanah.
  • Sudut mata dekat pangkal hidung kanan kiri (sripadu): orangnya memiliki tabiat rendah hati, amanah, dan cerdas.
  • Putih mata kanan/kiri (buta): bertabiat pemarah, sombong, dan tidak teguh pada janji.
  • Alis kanan (kajen): memiliki tabiat rendah hati dan suka menolong.
  • Alis kiri (jatmika): akan mendapatkan kasih sayang, mendapatkan kebahagiaan, dan mendapatkan keselamatan.
  • Pipi kanan/kiri atau keduanya dan dekat dengan mata (srigati): orangnya memiliki rasa setia kawan yang tinggi.
  • Di tengah-tengah pipi kanan/kiri atau keduanya (tujusih): memiliki sifat setia kawan dan banyak dicintai lawan jenis.
  • Di tengah hidung (turunsih): akan mendapatkan kesuksesan dalam bisnis.
  • Hidung (pulungsih): akan mudah menggapai keinginan.
  • Bawah saluran hidung (palguna): pekerja keras, namun sedikit penghasilan. Kelebihan lain yang dimiliki adalah pandai berbicara.
  • Bibir bagian atas (gunasakti): cerdas dan mudah dalam mencari sumber penghidupan.
  • Bibir bagian bawah (lumer): memiliki tabiat rendah hati dan mudah diterima siapa saja.
  • Daun telinga kanan/kiri atau keduanya (srikurdu); mudah tersinggung dan tidak mau mengalah.
  • Ujung mulut kanan/kiri atau keduanya (nylarem): pandai berbicara dan banyak mengalami kesulitan.
  • Dagu (ciptakukila): orangnya suka melebih-lebihkan sesuatu.
  • Leher (sridaya): memiliki kecerdasan dan sabar.
  • Belakang leher (punggel): orangnya memiliki sifat tergesa-gesa dan tidak mumpuni.

Itulah berbagai arti Tahi Lalat berdasarkan letaknya. Anggaplah konten ini sebagai hiburan saja.

(MG Dwi Fitri Rahma Yani)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved