Bacaan dan Niat Doa
3 Bacaan Doa yang Bisa Diamalkan Saat Tahiyat Akhir Sebelum Salam
Setelah melakukan tasyahud akhir atau sebelum salam, terdapat beberapa bacaan doa yang sunnah untuk dibaca.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribunjogja.com - Dalam rukun salat terdapat 2 kali duduk tahiyat yakni tahiyat awal dan tahiyat akhir.
Tahiyat akhir berarti pertanda jika salat akan selesai dilaksanakan.
Dalam 2 duduk tahiyat terdapat bacaan yang sama, namun bedanya tahiyat awal hanyalah sepenggal bacaan tasyahud sedangkan tahiyat akhir bacaannya lebih panjang.
Setelah melakukan tasyahud akhir atau sebelum salam, terdapat beberapa bacaan doa yang sunnah untuk diamalkan.
Seperti dalam hadits Dari Abdullah bin Mas'ud, dia berkata, "Bahwa Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada mereka tasyahud kemudian beliau berkata di akhirnya, 'pilihlah olehmu permohonan-permohonan yang kamu inginkan!'"
Itulah sebabnya membaca doa sebelum salam pada tahiyat akhir dianjurkan bagi kaum muslim
Dalam riwayat lain juga mengatakan jika Rasulullah menyuruh hambanya untuk berlindung dari 4 perkara yakni berlindung dari neraka, adzab kubur, fitnah hidup dan mati, dan fitnah Dajjal.
Baca juga: Doa Agar Dimudahkan Ujian Sekolah dan Dimudahkan Dalam Belajar
Seperti yang terdapat dalam Hadits yang berbunyi; artinya "Jika kamu telah selesai melakukan tasyahud akhir, maka berlindunglah kepada Allah SWT dari empat hal, adzab api Jahanam, adzab kubur, fitnah hidup dan mati, dan keburukan Dajjal yang terhapus dari rahmat-Mu.” (HR. Muslim)
Terdapat 3 bacaan doa sebelum salam yang dapat diamalkan yaitu diantaranya:
1. اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ
Allahumma inni audzubika min adzabi jahannama, wa min adzabil-qabri, wa min fitnati al-mahya wal-mamati, wa min syarri fitnati al-masiihi ad-Dajali
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka jahanam, dari siksa kubur, dari bencana kehidupan dan kematian, serta dari kejahatan fitnah dajjal".
2. اللَّهمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا كَبِيْرًا وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ، فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-duduk-tahiyat-akhir.jpg)